Yay Points Jenius Hangus Tanpa Reminder yang Jelas
Salam untuk Media Konsumen dan pihak Jenius SMBC,
Melalui surat ini, saya ingin menyampaikan keluhan mengenai pihak Jenius (Bank SMBC Indonesia), yang telah menghanguskan Yay Points saya dan pengguna lainnya pada awal Januari 2026, tanpa adanya reminder sebelumnya. Nilai setara untuk dua tahun terakhir penggunaan miles saya juga cukup signifikan. Saya kehilangan 31.580 poin, yang mana 1 Yay Points diperoleh dengan transaksi senilai IDR10.000.
Saya merasa pihak bank lalai dalam beberapa hal, sebagai berikut:
- Tidak ada reminder menjelang masa kedaluwarsa yang diberikan, baik melalui email, WhatsApp, maupun notifikasi di aplikasi.
- Tampilan antarmuka pengguna di aplikasi yang tidak to the point dan tidak memberikan reminder berkala kepada pengguna mengenai keberadaan tanggal kedaluwarsa. Pengguna harus mengklik tombol toolkit yang sangat kecil, yang bahkan bukan merupakan fokus di halaman tersebut. Sehingga jika pengguna tidak menyadari adanya tanggal kedaluwarsa, kemungkinan besar mereka tidak akan mengklik tombol tersebut, dan akibatnya tidak mendapatkan informasi bahwa poin harus segera ditukarkan.
- Customer Service (CS) berkilah dengan menyatakan bahwa informasi mengenai masa berlaku poin (2 tahun) sudah disampaikan saat pembuatan kartu kredit (dua tahun lalu), ketika pengguna menandatangani S&K layanan. S&K kartu kredit Jenius sendiri terdiri dari 43 halaman, sehingga menurut saya, sudah sepatutnya pihak bank berkewajiban untuk memberikan pengingat secara berkala agar pengguna benar-benar memahami isi dari 43 halaman ini. Link S&K Jenius: https://assets.jenius.com/assets/2025/12/22170325/Final-v2.4-TnC-Kartu-Kredit-Jenius_Dual-language.pdf
Saya telah menghubungi pihak Customer Service (CS) baik melalui live chat di aplikasi maupun telepon dan email. Kasus diajukan dengan nomor pengaduan: CAS-26-AE1660 dan dijawab dengan kurang memuaskan, menggunakan email template yang tidak dapat dibalas, sehingga menyulitkan komunikasi lebih lanjut.
Saya ingin menekankan bahwa kekecewaan yang saya alami juga dirasakan oleh banyak pengguna lainnya. Banyak dari mereka yang tidak menyadari adanya masa expired poin dan berusaha menghubungi CS, tapi hanya mendapatkan email template penolakan yang sama persis seperti yang saya terima.
Beberapa pengguna bahkan mengungkapkan masalah ini di kolom komentar pada postingan Instagram Jenius, serta di platform Thread. Ketika banyak pelanggan mengalami masalah yang serupa, bukankah ini menunjukkan bahwa pemberitahuan mengenai masa expiry date poin memang bermasalah dan menyesatkan? Berikut saya lampirkan beberapa postingan yang saya temukan.
Mengingat banyaknya pengguna yang merasa dirugikan oleh Jenius, saya meminta agar pihak Jenius mempertimbangkan untuk mengembalikan sementara poin yang telah hangus agar bisa segera kami tukar di bulan Januari. Selain itu, saya juga menginginkan adanya perbaikan sistem dalam aplikasi (tampilan aplikasi) dan pengingat mendekati masa expiry date poin agar kejadian seperti ini tidak terulang.
Ketika pihak bank mempromosikan Yay Points untuk menarik pengguna baru, sangat tidak adil jika banyak pengguna merasakan pengalaman yang sangat buruk saat menukarkan poin yang telah mereka kumpulkan selama dua tahun terakhir.
Layanan kartu kredit Jenius sendiri baru berjalan sekitar dua tahun, dan dengan adanya masalah ini, banyak pengguna setia kartu kredit Jenius yang telah menggunakan layanan sejak awal menjadi sangat kecewa bahkan ingin menutup kartu mereka.
Pertanyaan bagi pihak Jenius adalah, apakah penghematan biaya dari poin yang hangus ini sebanding dengan hilangnya kepercayaan kami sebagai pengguna setia Jenius, dan membuat kami berhenti menjadi pelanggan Jenius? Semoga pihak Bank SMBC Indonesia dapat memberikan solusi yang bijaksana dan sesuai dengan visi layanan kalian.
Terima kasih.
Sheila
Tangerang, Banten



