Uang 9 Juta Rupiah Hilang di Superbank, Setelah Sebelumnya Ada Notifikasi untuk Mengabaikan Login Mencurigakan
Pada tanggal 02 Februari 2026, saldo tabungan di rekening saya di Superbank yang berjumlah Rp9.000.000 (sembilan juta rupiah) hilang sepenuhnya akibat transaksi yang tidak pernah saya lakukan dan tidak saya kenali. Dengan keterangan pembayaran ke “SMJ”, yang hingga saat ini saya tidak tahu dan tidak pernah memberikan persetujuan untuk transaksi tersebut.
Beberapa hari sebelumnya, tepatnya pada tanggal 29 Januari 2026, saya menerima notifikasi tentang percobaan login oleh pihak lain ke akun saya (jamnya saya tidak ingat dengan pasti). Namun pada hari yang sama, pukul 17.20 WIB, saya menerima notifikasi lanjutan yang meminta agar pemberitahuan sebelumnya diabaikan, sehingga saya berasumsi bahwa akun saya telah kembali aman dan tidak ada akses ilegal yang berhasil.
Pada tanggal 05 Februari 2026 malam, sekitar pukul 23.00 WIB, saya membuka aplikasi Superbank dan menemukan bahwa saldo utama saya telah hilang sepenuhnya. Dalam keadaan terkejut dan panik, saya segera memeriksa rekening bank lain milik saya, dan hasilnya aman serta tidak ada masalah.
Kemudian saya menghubungi Customer Service Superbank dan mendapatkan nomor laporan pengaduan: 260205-001997. Namun pihak bank menganggap kasus ini selesai secara sepihak, padahal uang saya belum dikembalikan. Saya hanya diinformasikan bahwa transaksi tersebut adalah untuk pembayaran QRIS, yang tidak saya lakukan. Saya pun mengajukan banding karena saya tidak terima atas hal yang bukan saya lakukan, yang berarti ada orang lain yang mengakses akun saya.
Saya mempertanyakan keamanan Superbank sebagai bank digital. Mohon segera ditindaklanjuti, karena ini benar-benar merugikan nasabah! Sungguh, saya sangat menyesal telah mempercayakan uang saya untuk ditabung di Superbank. Sebagai nasabah baru, hanya dalam beberapa bulan saya sudah mengalami kejadian seperti ini. Benar-benar sangat mengecewakan keamanan Superbank ini!
Per tanggal 13 Februari 2026 kemarin, saya juga sudah melaporkan kejadian tersebut ke kantor polisi (bukti terlampir).
Ivana
Probolinggo, Jawa Timur



