Berita Lainnya

Trade-In Samsung S25 Plus ke S26 Ultra Berujung Tambah Rp1,6 Juta, Nilai Tukar di Toko Berbeda dari Aplikasi

Dear Samsung,

Saya Irawan, mengalami pengalaman buruk saat pickup unit S26 Ultra saya, dengan proses trade-in di Samsung SES Partner – Trio – Trans Studio Makassar.

  • Nomor pesanan: ID260228-02069806.
  • Tanggal Pemesanan: 28 Februari 2026 18:52:56.

Tidak ada pemberitahuan bahwa unit HP sudah ada dari tanggal 6 Maret 2026, jadi saya harus berinisiatif sendiri ke toko untuk mengecek apakah unit sudah tiba. Jadi saya datang 11 Maret 2026 pukul 7 malam.

Pada saat proses trade-in, pengecekan berjalan lancar, karena unit handphone lama saya S25 Plus 512GB tidak ada lecet dan kondisi seperti baru. Sebagai bukti, bisa hubungi SPG yang melakukan pengecekan atas nama He**** (bisa hubungi saya untuk mendapatkan nomor SPG).

Saat estimasi harga keluar, ternyata sangat jauh berbeda dengan saat pengecekan di aplikasi Samsung. Jelas berbeda karena pegawai menggunakan aplikasi yang berbeda. Pertama dia coba aplikasi EZ Trade, hasilnya error, kemudian menggunakan aplikasi Laku6. Jelas ini melenceng, berbeda dengan aplikasi Samsung Shop, di mana ada tambahan Rp1 juta saat pengecekan manual.

Akhirnya saya disuruh membayar Rp1.675.000. Harga trade-in di Shop Rp9.800.000, sedangkan di Laku6 Rp8.125.000.

FYI, saya pengguna setia Samsung dari S8, tiap tahun trade-in, tidak pernah sama sekali menambah uang. Lebih buruk lagi, semua hadiah tidak ada yang saya dapat. Free case, free charger head, dan gift dari SukhaCitta juga tidak ada.

Awalnya saya mau membatalkan trade-in, tapi karena tidak enak dengan SPG-nya yang sudah membuka unit baru, terpaksa saya harus membayar biaya yang seharusnya tidak saya bayar.

Jelas dari proses trade-in tidak ada edukasi ke SPG bahwa harus menggunakan aplikasi apa saat pengecekan. Ini seperti yang terjadi dengan video ini: https://www.youtube.com/watch?v=6DVWqBJscmI. Begitu banyak pengguna yang dirugikan. Apakah ini kerja sama antara pegawai toko dan Laku6?

Saya meminta kompensasi untuk pengembalian dana ini. Mohon maaf jika saya harus membuat laporan di mediakonsumen.com dan di sosial media saya. Semoga hal ini tidak terjadi ke orang lain.

Irawan
Makassar, Sulawesi Selatan

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.