Tidak Bisa Klaim Asuransi Pengiriman, Shopee Makan Duit Asuransi?
Halo, salam sejahtera bagi semua pembaca Media Konsumen.
Izin melaporkan, pembeli membeli produk kami pada tanggal 3 September 2025. Setelah barang sampai, pembeli komplain adanya kerusakan di produk. Alhasil diajukanlah pengembalian barang dan dana.
Setelah barang sampai kembali ke tempat kami, kami lakukan video unboxing, ternyata benar ada kerusakan. Bandinglah kami karena kami juga membayar asuransi pengiriman, biaya admin Shopee yang segitu besarnya, biaya retur pesanan juga, dan lain-lain. Dimintalah bukti-bukti dari video packing kami sampai unboxing paket yang diretur ke kami.
Ternyata banding kami ditolak dengan alasan bagian luar produk tidak standar pengemasan, bagian luar juga harus dibungkus bubble wrap.
Kami tidak terima karena kami sudah melakukan packing dengan baik: rangka sepeda sudah dibungkus bubble wrap, dilapis bubble wrap lagi seluruh sepeda beserta part-nya sudah berlapis-lapis bubble wrap, kemudian dikasih kardus lagi, dibungkus plastik agar terlindung dari air, dan diikat tali supaya paket mudah diangkat oleh kurir. Sudah berlapis-lapis packing kami, kami bayar asuransi juga.
Terus buat apa kami tiap produk yang telah selesai tetap dipotong biaya asuransi kalau ada kasus asuransi tidak bisa diklaim? Dicari-cari lah alasan ini itu agar tidak bisa diklaim asuransi tersebut.
Kami sebagai seller sudah kalian bebankan biaya ini itu, tiap bulan naik terus sampai biaya program terbaru, biaya admin PayLater yang ngutang pembeli tapi seller yang dikenakan biaya adminnya. Makin lama makin gila saja Shopee mengeruk duit seller, dicari celah agar bisa menaikkan biaya admin seller, tapi keluh kesah seller tidak pernah didengar.
Apalagi kalau ada kasus, seller selalu dibuat kalah banding. Sedangkan pembeli mudah jika ada komplain ini itu, dengan hanya kirim foto tak jelas, pengembalian diterima.
Jadi kalian Shopee mau bagaimana? Packing tidak sesuai standar? Tolong dibaca artikel kalian sendiri. Tolong ya kalau jadi team leader mediasi atau team recovery, kerja profesional sedikit. Dari dulu sampai sekarang ngomong “cak cek cak cek”, nyatanya tidak dicek sama sekali.
Kebanyakan makan gaji buta, sampai kami tes hasil ceknya ternyata tidak dicek. Malu mereka minta bukti lagi ke kami. Bahkan alamat email kami pun bisa salah kirim loh.
Dari link artikel yang kalian berikan dan sudah kami baca bolak-balik pun tidak tertulis wajib pakai outer bubble wrap. Sekelas laptop atau HP saja packing standar bubble wrap dan karton box sudah cukup.
Terus alasan kalian ini mengada-ada dong? Dicari-cari salahnya biar tidak bisa diklaim asuransinya? Terus biaya asuransi yang dibayar seller selama ini jadi duit haram kalian dong?
Sudah kerja tim mediasi tidak berkompeten sama sekali, minta admin Shopee naik pula. Oh ya, kasus ini sudah sebulan juga loh tidak ada penyelesaian win-win solution-nya. Selama sebulan di-ping-pong ke sana kemari dengan jawaban tidak sesuai standar pengemasan.
Sekarang saya balik tanya, bisa tidak ekspedisi punya standar pengangkutan barang tidak boleh dibanting-banting, ditindih barang berat, atau barang tidak boleh dikongkel oleh kurir terutama ekspedisi SPX kalian?
Kalian sebagai pihak ekspedisi wajib mengangkut sendiri tuh paket kami dari alamat seller ke buyer, biar paket tidak ada yang rusak sama sekali. Sebab kalau ada kasus kerusakan, pihak Shopee tidak mau klaimkan, toh.
Saya tunggu penyelesaian hari ini. Harus viral dulu baru diproses cepat oleh tim terkait. Kalau tidak viral, mau sampai “lebaran onta” pun tetap dipingpong ke sana kemari.
Wiediarta
Sidoarjo, Jawa Timur







