Spam Telepon dan Penjualan Data Pribadi untuk Marketing Pinjaman Online
Saya sudah menerima spam ratusan telepon dan SMS berisi iklan pinjaman online dan judi online sejak tahun 2024 setiap harinya (ketika pindah dari iPhone ke Android). Sebanyak 98% spam tersebut diduga berasal dari pinjaman online Easycash.
Catatan: Saya tidak pernah terlibat pinjaman online ilegal, dan hasil BI checking saya normal.
Ada beberapa hal yang sudah saya lakukan agar intensitas spam berkurang, antara lain:
- Tidak mengangkat telepon masuk (namun telepon penting dari kolega sering terlewat dan ini merugikan saya secara ekonomi).
- Auto block semua nomor telepon yang tidak ada di kontak (kerugiannya sama seperti poin pertama).
- Memblokir nomor satu per satu.
- Mengaktifkan mode silent.
Namun, selama hampir dua tahun tidak ada perubahan signifikan. Walaupun intensitas sedikit berkurang karena saya rutin memblokir telepon dan SMS masuk, tetapi tidak pernah benar-benar hilang.
Puncaknya terjadi pada akhir Desember 2025. Spam telepon ini sering mengganggu kinerja saya ketika menggunakan ponsel untuk keperluan penting. Tiba-tiba ada telepon masuk, dan panggilan WhatsApp yang sedang saya gunakan terputus karena WhatsApp membutuhkan koneksi internet untuk berjalan, namun menjadi unavailable ketika ada telepon biasa masuk.
Karena sudah sangat lelah, akhirnya saya mengaktifkan fitur AI auto answer (seperti terlampir) dengan tujuan untuk menakuti pihak marketing agar data nomor saya tidak diperjualbelikan untuk tindakan marketing spam yang sejak awal sudah menyalahi aturan perlindungan konsumen.
Setiap hari ada puluhan nomor spam yang masuk, dan 98% di antaranya milik Easycash. Dugaan kuat saya, data nomor saya diperjualbelikan dengan tujuan seperti ini.
Sekiranya pihak Easycash dapat menghentikan spam promosi dan tidak lagi melanggar Undang-Undang Perlindungan Konsumen, karena tindakan tersebut sangat mengganggu pekerjaan orang lain.
Shelina
Jakarta Selatan



