Berita Lainnya

Sistem Keamanan Kredivo Hingga Akun Diblokir Permanen

Terima kasih kepada Media Konsumen yang telah menerima surat saya. Melalui tulisan ini, saya ingin menyampaikan keluhan kepada Kredivo.

Saya adalah pengguna Kredivo sejak awal, dengan limit kecil yang saya gunakan untuk transaksi secara rutin hingga saat ini. Masalah mulai muncul ketika akun saya mengalami tunggakan selama kurang lebih 40 hari akibat kondisi keuangan yang sulit. Meskipun saya nunggak selama itu, saya tetap membayar cicilan.

Seperti yang umum terjadi pada pengguna PayLater, saya terus-menerus menerima teror yang mengganggu, hingga terkadang saya merasa dirugikan karena spam yang terus menerus. Akhirnya, ketika kondisi keuangan saya membaik, saya melunasi semua tagihan.

Setelah limit saya kembali, saya mencoba membeli pulsa mulai dari Rp5 ribu hingga Rp50 ribu. Namun sistem Kredivo memang diatur sedemikian rupa, sehingga otomatis menolak jika pengguna melakukan pembayaran langsung untuk transaksi, dan muncul pesan untuk mencoba lagi secara berkala. Saya baru menyadari bahwa mencoba secara berkala itu adalah jebakan yang jika dicoba lagi, akun akan diblokir.

Saya paham bahwa satu perangkat hanya bisa memiliki satu akun. Masalahnya, tidak ada menu untuk memutuskan tautan perangkat seperti dulu, jadi saya tidak tahu sudah login di ponsel yang mana. Akhirnya, saya login di ponsel A. Beberapa hari kemudian, saya kembali mencoba membeli pulsa di aplikasi Axis, yang katanya bisa membayar menggunakan Kredivo. Namun, di aplikasi Axis, saya diarahkan ke situs resmi untuk login ke Kredivo, tetapi tetap ditolak oleh sistem.

Setelah saya kembali, akun Kredivo saya ternyata diblokir secara permanen. Saya lupa ada trik agar transaksi disetujui setelah akun ditangguhkan; sebaiknya jangan langsung bertransaksi, biarkan akun pulih selama beberapa bulan.

Saya merasa kecewa karena kebijakan sistem Kredivo yang langsung memblokir secara permanen tanpa mempertimbangkan kelemahan sistem itu sendiri. Misalnya, membayar terlalu awal dapat menurunkan skor kredit. Dan bertransaksi segera setelah pembayaran beresiko ditolak oleh sistem.

Kredivo juga tampaknya tidak peduli dengan beberapa tipe pengguna yang suka berganti-ganti ponsel baru, sehingga sistem langsung mendeteksi potensi ancaman terhadap keamanan akun. Seharusnya setiap kali ada pembaruan sistem, Kredivo juga memperbarui atau ‘mengajarkan’ cara membedakan antara akun yang sedang dicoba untuk diretas dan pengguna yang hanya suka berganti ponsel.

Mengapa sistem perbankan lebih pintar dalam membedakan perilaku pengguna yang memiliki banyak perangkat? Kredivo seharusnya tidak sembarangan memblokir akun secara permanen. Terkadang saya heran melihat notifikasi pemeliharaan sistem, tetapi sistem apa yang sebenarnya di-upgrade?

Jangan jawab surat saya ini dengan kalimat “Kredivo telah memberi penjelasan kepada pengguna melalui telepon.” Saya ingin memperbaiki sistem kalian, jangan terlalu sensitif dalam memblokir akun saya secara permanen hanya karena saya membeli pulsa 5 ribu rupiah di aplikasi mitra kalian (Axis).

Aulia Ichwan
Aceh Timur, NAD

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.