Sebulan Menagih Hak 3.000 Miles BCA: Laporan Dinyatakan “Selesai” dalam 1 Hari, Namun Realita Kosong
Yth. Redaksi Media Konsumen,
Saya menulis surat ini untuk menyatakan kekecewaan mendalam atas buruknya penanganan keluhan oleh Bank BCA terkait hak nasabah berupa bonus aktivasi kartu kredit BCA KrisFlyer Signature sebanyak 3.000 KrisFlyer miles.
Kasus ini mencerminkan ketidaksinkronan data internal BCA yang sangat merugikan nasabah. Berikut adalah kronologi lengkap berdasarkan bukti yang saya miliki:
17 Februari 2026: Saya membuat laporan resmi terkait kendala mileage KrisFlyer dengan ID laporan 1980946460.
18 Februari 2026: Hanya dalam waktu satu hari, sistem BCA menyatakan laporan tersebut “selesai”. Namun, faktanya bonus 3.000 miles tetap tidak masuk ke akun saya.
27 Februari 2026: Saya melakukan follow-up. Meskipun saya sampaikan bahwa status laporan sudah “selesai” tetapi hak belum diterima, agen hanya menjawab bahwa akan dilakukan “investigasi ulang”.
17 Maret 2026: Tepat satu bulan sejak laporan pertama dibuat, saya kembali menagih progres. Jawaban yang diterima tetap sama: “Masih dalam proses investigasi, silakan cek berkala”.
Sangat tidak masuk akal jika sebuah bank sebesar BCA membutuhkan waktu lebih dari satu bulan untuk menginvestigasi bonus aktivasi yang seharusnya otomatis. Lebih mengecewakan lagi, sistem aplikasi menyatakan laporan sudah selesai, sementara masalah di lapangan nol besar. Ini adalah bentuk penipuan informasi status laporan kepada nasabah.
Melalui Media Konsumen, saya menuntut itikad baik dari Bank BCA untuk:
- Segera mengkreditkan 3.000 KrisFlyer miles yang merupakan hak saya tanpa alasan investigasi lebih lanjut.
- Memperbaiki sistem pelaporan agar tidak menyatakan “selesai” secara prematur sebelum nasabah benar-benar menerima haknya.
Saya melampirkan seluruh bukti tangkapan layar, mulai dari detail laporan tertanggal 17 Februari hingga transkrip chat yang tidak solutif selama sebulan terakhir. Jangan biarkan nasabah terus membuang waktu untuk menagih janji yang tidak kunjung ditepati.
Hormat saya,
Ahmad Yasai
Pemalang, Jawa Tengah


