Sanggahan Transaksi Rp17,7 Juta di Tokopedia Card yang Tidak Ada Kejelasan Hingga Kini
Terima kasih kepada Media Konsumen yang telah membantu menerbitkan artikel ini, sebagai bahan masukan dan tindak lanjut terkait kasus yang saya alami.
Pada tanggal 13 Desember 2025 pukul 00:11 WIB, saya mengecek kartu kredit Tokopedia Card saya dan menemukan adanya transaksi yang tidak saya lakukan, dengan nominal Rp17.752.068 dari CEBU Air. Segera setelah itu, saya melaporkan masalah ini kepada pihak BRI melalui call center BRImo.
Pihak BRI langsung memproses pemblokiran kartu dan meminta saya untuk melampirkan dokumen sanggahan. Pada pukul 00:50 WIB, saya melengkapi dokumen yang diminta melalui email, dengan nomor tiket pelaporan: TTB000091665424. Setelah 5 hari kerja, pada tanggal 19 Desember 2025, saya menerima kartu baru. Namun form sanggahan saya belum mendapatkan tindak lanjut.
Pada tanggal 04 Januari 2026, saya kembali menghubungi call center BRI karena sudah jatuh tempo pembayaran dan kartu saya terblokir. Pihak BRI menyarankan untuk melakukan pembayaran minimum agar kartu tidak terblokir, karena form sanggahan masih dalam proses.
Pada tanggal 09 Januari 2026, saya kembali menghubungi pihak BRI untuk menanyakan status form sanggahan saya. Karena sudah lebih dari 7 hari kerja dari estimasi yang diberikan, tetapi form sanggahan masih dalam proses dan informasi dari call center menyatakan bahwa sudah diutamakan “Urgent” dan saya harus menunggu 7 hari kerja lagi.
Pada tanggal 16 Januari 2026, saya kembali menghubungi BRI karena sudah 7 hari kerja dari informasi sebelumnya dan seharusnya sudah selesai, tetapi hingga saat ini form sanggahan masih dalam proses.
Terakhir, saya menghubungi BRI lagi pada tanggal 26 Januari 2026 dan mendapatkan jawaban template yang sama, informasi dari call center BRI sudah diprioritaskan, tetapi hingga kini belum ada kejelasan mengenai kapan proses ini akan selesai. Karena pada 01 Februari 2026, saya harus melakukan pembayaran lagi, saya berharap pihak BRI dapat segera menindaklanjuti form sanggahan saya.
Fredi
Jakarta Barat


