Berita Lainnya

Sanggahan Transaksi Kartu Kredit BCA di Tokopedia Ditolak, Padahal Tidak Pernah Melakukan Transaksi

Saya adalah pemegang kartu kredit Bank Central Asia (BCA). Melalui artikel ini, saya menyampaikan keberatan dan kekecewaan atas penanganan sanggahan transaksi kartu kredit yang saya ajukan, yang hingga saat ini ditolak oleh pihak BCA, meskipun transaksi tersebut tidak pernah saya lakukan.

Kronologi Singkat

Pada tanggal 2 Desember 2025, saya mendapati adanya tagihan kartu kredit BCA sebesar Rp1.044.934 dengan tanggal transaksi 11 November 2025 dan merchant Tokopedia. Setelah saya periksa secara menyeluruh, didapati bahwa:

  • Transaksi tersebut tidak tercatat di riwayat akun Tokopedia saya.
  • Tidak ada notifikasi transaksi, email konfirmasi, maupun bukti kode OTP.
  • Saya tidak pernah memberikan persetujuan atau otorisasi atas transaksi tersebut.

Atas dasar itu, saya mengajukan sanggahan resmi ke BCA sesuai prosedur yang berlaku.

Respons BCA yang Mengecewakan

Setelah menunggu proses investigasi, BCA menyampaikan bahwa sanggahan saya ditolak hingga dua kali. Inti dari surat balasannya adalah saya tetap diwajibkan membayar tagihan yang tidak pernah saya lakukan.

Hingga pada sanggahan ketiga, saya mencoba melapor ke pihak OJK. Setelah itu, barulah ada surat resmi dari BCA yang ditandatangani oleh pihak terkait, yang sebelumnya hanya berupa pemberitahuan tanpa surat resmi.

Namun, yang menjadi keberatan saya adalah:

  • Tidak dijelaskan bukti otorisasi transaksi secara rinci.
  • Tidak disampaikan invoice, metode autentikasi, maupun bukti pengiriman dari merchant.
  • Keputusan terkesan sepihak, sementara saya sebagai nasabah justru dirugikan.

Padahal, sebagai pemegang kartu, saya berhak mendapatkan transparansi dan perlindungan konsumen atas transaksi yang secara tegas saya sangkal.

Posisi Tokopedia yang Tidak Jelas

Di sisi lain, Tokopedia sebagai merchant juga tidak memberikan kejelasan. Hingga saat ini:

  • Tidak ada transaksi tersebut di akun saya.
  • Tidak ada informasi barang, pengiriman, ataupun akun penerima manfaat.

Hal ini menimbulkan pertanyaan besar. Jika transaksi benar terjadi, atas dasar apa dan kepada siapa transaksi tersebut dilakukan?

Harapan Saya

Melalui Media Konsumen ini, saya berharap:

  • BCA dapat melakukan investigasi ulang secara objektif dan transparan, serta menyampaikan bukti transaksi secara lengkap.
  • Tokopedia memberikan klarifikasi terkait transaksi yang mengatasnamakan sistem mereka.
  • Adanya perlindungan nyata bagi konsumen agar tidak dibebani transaksi yang tidak pernah dilakukan.

Saya menulis artikel ini bukan untuk menjatuhkan pihak mana pun, melainkan untuk mencari keadilan, kejelasan, dan tanggung jawab atas transaksi kartu kredit yang saya sanggah secara sah.

Demikian saya sampaikan.

Terima kasih kepada Media Konsumen atas ruang yang diberikan.

Anggi S.
Jakarta Pusat

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.