Berita Lainnya

Saldo Penjualan Real Rp30 Juta Tertahan, Akun Dinonaktifkan oleh Lazada

Yth. Redaksi Surat Pembaca Media Konsumen dan Customer Service Lazada,

Dengan hormat,

Saya adalah penjual di platform Lazada yang menjual kebutuhan pokok seperti beras, gula, minyak, dan mi instan dengan nama toko Sembako Murah. Sda (ID69G7KE9K).

Pada tanggal 7 Oktober 2025, akun toko saya tiba-tiba dinonaktifkan oleh pihak Lazada dengan alasan pelanggaran Fair Trading Policy. Namun, saya merasa tidak pernah melakukan pelanggaran apa pun selama berjualan.

Seluruh transaksi saya berasal dari pembeli asli, bukan pesanan fiktif. Saya juga tidak pernah menyalahgunakan voucher atau subsidi. Meski demikian, akun saya tetap ditutup dan saldo hasil penjualan sebesar Rp30 juta ikut tertahan tanpa kejelasan waktu pencairan.

Saya telah mengajukan banding resmi melalui Seller Center Lazada, namun hasilnya ditolak tanpa penjelasan yang detail. Saya bahkan menerima email dengan subjek “Pengajuan Banding Anda Tidak Berhasil” yang hanya berisi imbauan untuk memahami kebijakan tanpa menjelaskan kesalahan yang saya lakukan.

Kini, fitur banding tidak dapat diakses lagi, dan saya tidak memiliki jalur lain untuk meminta peninjauan ulang.

Saya juga telah berulang kali menghubungi Customer Service Lazada, tetapi hanya mendapat jawaban bahwa saldo sedang “dalam masa penahanan” tanpa batas waktu yang jelas. Sebagai penjual yang selalu berusaha taat aturan, saya merasa dirugikan oleh keputusan sepihak ini.

Ini adalah bukti faktur pembelian barang untuk stok yang saya jual, minyak goreng SunCo 2L. Faktur pembelian untuk bukti bahwa saya punya stok untuk produk jualan toko online saya. Sesuai dengan yang saya tulis bahwa saya berjualan secara jujur dan real bukan orderan fiktif.

Ini bukti gudang toko saya berada di Bangsri Sukodono Sidoarjo.

Melalui surat pembaca ini, saya berharap pihak Lazada Indonesia dapat meninjau kembali keputusannya. Saya juga berharap lembaga seperti YLKI dan Kominfo dapat meninjau praktik seperti ini agar ada perlindungan yang lebih adil bagi penjual online.

Terima kasih atas perhatian dan kesempatan yang diberikan Media Konsumen untuk menyampaikan pengalaman ini.

Hormat saya,

Abdulloh (Sembako Murah. Sda)
Sidoarjo, Jawa Timur

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.