Rekening BCA Dibobol Tanpa Ada yang Telepon, SMS, ataupun WA kepada Saya
Saya membuat laporan adanya pembobolan pada rekening BCA dengan nomor ID laporan: 1987673745.
Kronologinya, pada hari Selasa, 21 Oktober 2025, pukul 10.00 WIB, setiba di kantor saya melakukan cek saldo menggunakan aplikasi myBCA. Di situ saya kaget karena saldo saya berkurang drastis. Segera saya lihat mutasi rekening, dan terlihat bahwa ada transaksi pada hari Minggu, 19 Oktober 2025, sebesar Rp34.585.570 ke PT Airpay/Shopee dengan cara virtual account, di mana nomor VA tersebut bukan nomor yang biasa saya pakai.
Saat itu saya panik dan lemas. Segera saya ke kantor BCA terdekat dan bertemu dengan customer service, lalu diarahkan untuk menelepon Halo BCA. Di Halo BCA, saya ceritakan kronologinya, lalu ditawarkan untuk memblokir aplikasi myBCA dan ATM, serta segera melengkapi dokumen laporan seperti foto kartu identitas, surat laporan kepolisian, dan surat kronologi bermaterai yang semuanya saya buat saat itu juga, dengan harapan uang bisa kembali walaupun kondisi mental saya sangat drop.
Saya, pada jam kejadian uang hilang tersebut, berada di rumah bersama keluarga dan tidak ada yang memakai hp saya selain saya sendiri. Tidak ada yang menelepon, mengirim SMS, ataupun WhatsApp kepada saya. Ada saksi dari keluarga saya juga jika nanti diperlukan.
Saya telah memiliki rekening di BCA cukup lama, walaupun saldonya tidak sampai jutaan. Tidak pernah terbersit pikiran akan mengalami kejadian seperti ini karena saya percaya BCA adalah bank yang aman untuk menyimpan uang.
Kalau saya dianggap lalai, lalainya di mana? Karena saya tidak pernah memberikan ID, kata sandi, ataupun OTP kepada siapa pun.
Sampai dengan saat surat pembaca ini saya buat, kasus masih dalam proses investigasi BCA dan saya masih menunggu kabar hasilnya. Besar harapan saya agar uang tersebut dapat kembali, karena itu adalah uang jerih payah yang saya kumpulkan sedikit demi sedikit.
Poped Junaidi
Bandar Lampung, Lampung

