Berita Lainnya

Proses Test Drive Green SM yang Digagalkan Tanpa Alasan Teknis yang Jelas

Yth. Redaksi Media Konsumen,

Saya, Andree, ingin menyampaikan pengalaman yang mengecewakan saat mengikuti test drive calon pengemudi di Green SM.

Pada tanggal 1 Oktober 2025, saya mengikuti test drive di Depot Limo, Depok, namun dinyatakan gagal. Karena masih bersemangat untuk bergabung, saya kembali mengikuti test drive ulang pada tanggal 15 Oktober 2025 sesuai arahan Green SM pusat.

Namun, pada kesempatan kedua ini, test drive saya digagalkan bukan karena kesalahan mengemudi seperti menabrak cone, melainkan hanya karena saya ketahuan merekam audio selama test drive.

Padahal:

  • Rekaman tersebut bukan video, hanya rekaman suara pribadi dan tidak untuk disebarluaskan.
  • Selama test drive, saya mengemudi dengan lancar dan tidak menabrak cone sama sekali.
  • Tidak ada larangan tertulis atau pemberitahuan sebelumnya bahwa merekam audio dilarang.

Saya menduga alasan sebenarnya karena pihak depot khawatir isi rekaman tersebut bisa menyingkap kondisi internal pool, sebab saya melihat banyak kendaraan yang tampak bekas kecelakaan atau dalam kondisi perbaikan berat.

Namun perlu saya tegaskan, saya sama sekali tidak berniat mempublikasikan atau merugikan perusahaan. Rekaman audio itu hanya untuk dokumentasi pribadi, bukan untuk disebar di media mana pun.

Ironisnya, perusahaan besar seperti Bluebird atau Grab justru tidak mempermasalahkan perekaman — bahkan video test drive mereka banyak tersedia di YouTube secara terbuka. Hal ini menunjukkan bahwa transparansi justru bisa menumbuhkan kepercayaan publik, bukan menurunkannya.

Saya sudah menyampaikan keluhan ke Customer Service Green SM, namun balasan yang saya terima hanya menyebut bahwa pelamar tidak boleh mengambil foto atau video tanpa izin, tanpa membahas bahwa yang saya rekam hanyalah audio.

Lebih jauh lagi, mereka menyatakan saya tidak diperkenankan mengikuti test di depot mana pun, dengan alasan sudah gagal dua kali — padahal kegagalan kedua sama sekali tidak disebabkan kesalahan mengemudi.

Saya merasa keputusan ini tidak adil, tidak profesional, dan menunjukkan kurangnya transparansi. Saya berharap pihak Green SM dapat meninjau ulang hasil test drive saya dan memberikan kesempatan yang adil untuk interview serta test drive ulang, sekaligus menjelaskan secara terbuka aturan resmi bagi pelamar.

Terima kasih.

Andree
Depok, Jawa Barat

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.