Pihak Shopee Berpihak pada Pembeli yang Curang
Saya sebagai penjual di Shopee merasa dirugikan, sebab diduga pihak Shopee lebih berpihak kepada si pembeli yang maling barang dagangan saya.
Kronologi bermula saat ada pembeli pesan barang dagangan saya, yaitu 2 pcs charger bekas original SuperVOOC dengan harga Rp55.000 dikali 2 jadi Rp110.000, dengan nomor pesanan: 2604020QFM4SRG8.
Sesampainya barang di pembeli, lalu dia mengajukan retur dengan alasan barang tidak berfungsi. Di sini saya masih berpikir positif. Namun, sesampainya barang kembali kepada saya, ternyata isinya diganti barang rongsokan. Lalu kemudian saya ajukan banding.
Nah, pada saat banding saya menang, tapi herannya pihak Shopee menyuruh mengembalikan barang rongsokan tersebut kepada si pembeli itu. Namun saya tolak, karena ongkos kirim ditanggung oleh saya. Sedangkan pada arahan dari diskusi, ongkos kirim tidak ditanggung oleh penjual (bukti terlampir pada screenshot).
Di sini saya merasa aneh, katanya ongkos kirim tidak ditanggung penjual, tapi kenapa pihak penjual harus mengirimkan lewat ekspedisi manual? Tidak diinput otomatis lewat sistem Shopee atau dijemput kurir pick up SPX Express, yang mana pihak Shopee punya kurir sendiri.
Setelah saya tidak mengirimkan barang kepunyaan si pembeli itu, 3 hari kemudian dana saya minus Rp30.000, lalu ditambah harga barang saya yang hilang sebesar Rp110.000 (bukti screenshot terlampir).
Di sini saya merasa dirugikan Rp140.000 oleh pihak Shopee dari total kejadian tersebut, yang jelas-jelas saya punya bukti unboxing dari pengiriman si pembeli tersebut.
Lalu saya chat si pembeli itu. Alibi si pembeli tersebut, barang tertukar karena ada returan dari 3 toko (3 penjual), termasuk saya. Namun si pembeli itu tidak bisa menunjukkan bukti.
Pembeli mengirimkan barang rongsokan berupa charger kecil 3 pcs 1 ampere 5 watt, sedangkan barang yang saya kirim adalah charger SuperVOOC 33 watt 2 pcs. Toko saya sudah 7 tahun berjualan di Shopee dengan produk terjual ribuan—bisa dilihat dari ulasan yang perlu saya balas. Saya juga sudah 11 tahun berjualan di Tokopedia, dan di Tokopedia penanganan komplain terasa lebih adil karena tidak memihak salah satu pihak, baik pembeli maupun penjual.
Berikut saya lampirkan bukti screenshot toko saya beserta bukti unboxing paket retur dari pembeli tersebut, yang isinya sudah diganti dengan barang rongsokan berupa 3 pcs charger yang tidak berfungsi. Ternyata pembeli ini juga merupakan kompetitor—dia berjualan produk charger bekas.
Alibi pembeli bahwa barang tertukar saat retur di 3 toko tidak dapat dibuktikan. Bukti yang dia ajukan hanya berupa screenshot percakapan dari toko yang nama tokonya di-crop/dipotong—kemungkinan dia mengirim pesan menggunakan akunnya sendiri sehingga nama toko sengaja disembunyikan. Selain itu, pada sesi forum diskusi, pembeli tersebut tidak hadir sama sekali.
Walau uangnya sekadar Rp140.000, namun itu uang hak saya secara halal, bukan hasil maling ataupun korupsi. Di sini saya merasa sangat-sangat dirugikan sekali, dan saya beranggapan diduga pihak Shopee lebih berpihak kepada si pembeli yang curang tersebut.
Samsuri
Cirebon, Jawa Barat









