Penyalahgunaan Kartu Kredit BNI Mastercard
Kepada PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk,
Saya pelanggan setia kartu kredit BNI sejak 2019. Namun, saya sangat kecewa dengan keamanan kartu kredit BNI dalam dua tahun terakhir ini karena sangat merugikan saya.
Pada tanggal 23 Februari 2025, saya menerima 11 notifikasi penggunaan kartu kredit dengan mata uang USD yang tidak saya lakukan. Setelah menghubungi customer service, pihak BNI menyarankan untuk melakukan penyanggahan transaksi, pemblokiran kartu kredit, serta penggantian kartu kredit BNI dengan yang baru.
Transaksi tersebut berhasil disanggah satu bulan kemudian dan kartu kredit baru dikirimkan oleh pihak BNI.
Kemudian, pada tanggal 23 Juli 2025, saya menerima OTP dari BNI atas transaksi di Tokopedia, yang mana transaksi tersebut tidak saya lakukan. Pada hari yang sama, saya langsung menghubungi customer service BNI, dan pihak BNI menyarankan untuk menonaktifkan transaksi di internet atau e-commerce.
Saya menyetujui penonaktifan tersebut dan proses penonaktifan dilakukan pada hari yang sama.
Selanjutnya, pada tanggal 29 Desember 2025, saya menerima notifikasi melalui email atas transaksi kartu kredit BNI saya di merchant eBay senilai USD 137,38. Transaksi tersebut juga bukan saya yang melakukannya.
Saya kembali menghubungi customer service BNI untuk melaporkan transaksi tersebut, dan pihak BNI kembali menyarankan langkah yang sama, yaitu penyanggahan transaksi, pemblokiran kartu kredit, serta penggantian kartu baru.
Saya juga mempertanyakan mengapa transaksi tersebut masih bisa terjadi, padahal sebelumnya saya sudah menonaktifkan transaksi e-commerce atau internet. Namun, pihak BNI tidak memiliki jawaban atas hal tersebut.
Sebagai konsumen, saya merasa sangat dirugikan atas kejadian tersebut karena:
- Menurunkan kepercayaan saya kepada BNI.
- Setiap penggantian kartu dikenakan biaya, dan saya sudah dua kali diminta melakukan penggantian kartu.
- Langkah yang diberikan BNI nyatanya tidak mencegah kejadian yang sama terulang kembali. Transaksi e-commerce sudah dinonaktifkan, namun masih ada transaksi yang masuk dan pada akhirnya tetap tertagih ke tagihan saya selama proses investigasi berlangsung.
Wiwi N.
Jakarta Timur


