Pengiriman Parfum Braven Berulang Kali Bermasalah, Diduga Ada Kelalaian Serius dan Potensi Tindak Pidana di Lokasi Transit
Saya menulis pengaduan ini sebagai konsumen Shopee yang merasa dirugikan secara berulang, khususnya dalam pembelian produk parfum Braven, yang selalu mengalami kendala pengiriman dan hingga kini tidak pernah mendapat kejelasan yang transparan dari pihak terkait.
Kronologi Kejadian
1. Riwayat Masalah Berulang
Sebelumnya, saya pernah melakukan pembelian parfum Braven yang hilang dan tidak pernah diterima. Namun, permasalahan tersebut tidak pernah dijelaskan secara terbuka oleh pihak Shopee maupun ekspedisi terkait.
2. Kejadian Terulang Kembali (Pesanan Terbaru)
Pada pembelian terbaru, estimasi pengiriman seharusnya tanggal 5–6 Januari 2026, namun:
- Hingga tanggal 7 Januari 2026, barang belum diterima.
- Status pengiriman berhenti di lokasi transit Kabupaten Bandung, Dayeuhkolot Hub.
- Tidak ada kejelasan apakah barang hilang, tertahan, atau bermasalah secara internal.
3. Permintaan Percepatan dan Klarifikasi (6 Januari 2026)
Saya menghubungi pihak Shopee dan meminta agent Ar*** untuk:
- Melakukan percepatan pengiriman.
- Memberikan penjelasan detail apakah barang hilang atau bermasalah.
Permintaan ini saya ajukan karena kecurigaan kuat bahwa kejadian sebelumnya terulang kembali.
4. Tidak Ada Follow-Up yang Layak dari Complain Handler
Hingga saat ini:
- Tidak ada panggilan resmi dari complain handler Shopee.
- Tidak ada konfirmasi aktif kepada saya sebagai konsumen.
- Saya justru merasa diabaikan dan disepelekan.
5. Kompensasi Bertahap yang Tidak Masuk Akal
Saya ditawari kompensasi Rp25.000 lalu Rp100.000 secara bertahap, yang menurut saya:
- Tidak sesuai dengan kerugian.
- Tidak mencerminkan itikad baik.
- Menimbulkan pertanyaan, mengapa hak konsumen harus diberikan bertahap, bukan langsung sesuai ketentuan?
6. Janji Panggilan yang Tidak Pernah Terpenuhi (7 Januari 2026)
Saya meminta secara jelas agar pihak terkait menghubungi saya pukul 09.00, namun:
- Tidak satu pun panggilan masuk.
- Tidak ada pemberitahuan lanjutan.
7. Pengajuan Pengembalian Sepihak (8 Januari 2026)
Pada 8 Januari 2026, saya kembali menghubungi CS dan diterima oleh agent Sy***, yang menyampaikan bahwa:
- Pesanan diajukan pengembalian karena bermasalah di Dayeuhkolot Hub.
Yang menjadi keberatan saya:
- Tidak ada konfirmasi terlebih dahulu kepada saya.
- Keputusan dilakukan sepihak oleh Shopee.
- Padahal, secara hukum, konsumen berhak mendapatkan penjelasan dan persetujuan terlebih dahulu.
8. Panggilan Terputus dan Dugaan Pembungkaman Konsumen
Saya melakukan panggilan dari pukul 08.55 hingga 09.23 WIB, namun:
- Agent Sy*** terkesan tidak merespons dan seolah tidak mendengar.
- Setelah itu, saya tidak dapat lagi menghubungi pihak Shopee.
Hal ini menimbulkan pertanyaan serius:
- Apakah akun saya diblokir?
- Apakah konsumen yang menyampaikan keluhan justru dibungkam?
Dugaan dan Permintaan Penjelasan
Dengan kejadian yang berulang kali terjadi pada produk yang sama, saya:
- Menduga adanya kelalaian serius dalam proses logistik.
- Tidak menutup kemungkinan adanya unsur tindak pidana, seperti pencurian atau penyalahgunaan barang di lokasi transit.
Saya menuntut penjelasan terbuka:
- Apa yang sebenarnya terjadi di Dayeuhkolot Hub?
- Apakah barang hilang, rusak, atau disalahgunakan?
- Siapa pihak yang bertanggung jawab?
- Apakah sudah dilakukan investigasi internal?
- Mengapa konsumen tidak dilibatkan dalam pengambilan keputusan?
Hak Konsumen yang Diabaikan
Saya merasa hak saya sebagai konsumen tidak dihormati, padahal:
- Hak konsumen telah diatur dalam Undang-Undang Perlindungan Konsumen.
- Konsumen berhak atas informasi yang benar, jelas, dan jujur.
- Konsumen berhak atas perlakuan yang adil dan tidak diskriminatif.
Jika tidak ada:
- Penjelasan tertulis.
- Klarifikasi terbuka.
- Tanggung jawab yang jelas dari pihak Shopee dan ekspedisi.
Maka saya tidak menutup kemungkinan menempuh jalur hukum, termasuk:
- Pelaporan resmi.
- Permintaan audit dan investigasi pihak terkait.
- Pelibatan aparat penegak hukum apabila ditemukan unsur pidana.
Saya menulis pengaduan ini bukan untuk mencari keributan, melainkan menuntut kejelasan dan keadilan sebagai konsumen. Saya juga mengajak konsumen lain yang mengalami hal serupa untuk berbagi pengalaman agar permasalahan ini tidak terus berulang dan merugikan banyak pihak.
Hormat saya,
Andessya Julian
Bandung, Jawa Barat





