Paket Rp1,4 Juta Hanya Bolak-balik, CS TikTok Shop dan J&T Cargo Tidak Bisa Memberikan Kejelasan
Kronologi paket yang belum sampai ke konsumen, pembelian melalui TikTok Shop. Saya sebagai pengirim: Amanshop, penerima: A*l**a F*I***h, (+62)813******30, D*** M**** B**** Lorong B*** k* *, Kayu Agung, Kota Kayu Agung, Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan, Indonesia. Transaksi dilakukan melalui aplikasi TikTok Shop, dengan nomor resi J&T Cargo 570250283779.
Tanggal 29 Januari 2026 pukul 14:06, pembeli melakukan transaksi dengan nominal Rp1,4 juta. Hari itu juga, pukul 17:00, paket sudah saya antar ke J&T Cargodi Jl. H. Abdul Rozak. Berikut adalah hasil tracking dari website J&T Cargo (nomor resi 570250283779):
29 January 2026, 23:17 PM Paket sudah meninggalkan【GW-Palembang】menuju KYT009A】
30 January 2026, 10.40 AM Paket Anda sudah tiba di【KYT009A】
30 January 2026, 16.08 PM Paket sudah meninggalkan【KYT009A】menuju【GW-Palembang】
30 January 2026, 20.47 PM Paket sudah tiba di 【GW-Palembang】
31 January 2026, 01.02 AM Paket sudah meninggalkan【GW-Palembang】menuju【KYT009A】
31 January 2026, 12.29 PM Paket Anda sudah tiba di【KYT011A】
1 February 2026, 16.35 PM Paket sudah meninggalkan【KYT009A】menuju【GW-Palembang】
2 February 2026, 06.22 AM Paket sudah tiba di 【GW-Palembang】
2 February 2026, 21.23 PM Paket sudah meninggalkan【GW-Palembang】menuju【KYT009A】
4 February 2026, 10.02 AM Kurir kami NAIM (0838******7) sedang mengantarkan paket, jika ada masalah atau pengaduan silakan hubungi nomor telepon outlet 0821******71
Dari hasil tracking tersebut menunjukkan:
- 29 Januari 2026, dari Palembang ke Kayuagung,
- 30 Januari 2026, kembali lagi ke Palembang,
- 31 Januari 2026, berangkat lagi ke Kayuagung,
- 01 Februari 2026, kembali lagi ke Palembang,
- 02 Februari 2026, diberangkatkan lagi ke Kayuagung,
- 04 Februari 2026, tertulis sedang mengantarkan paket.
Sampai tanggal 5 Februari 2026, tidak ada pembaruan di websitenya. Saya menelepon nomor yang tertera di sana yang menyatakan sedang mengantarkan paket. Dia menjawab bahwa itu salah rute dan jauh, jika ingin mengambil paketnya sendiri. Saya menjelaskan bahwa saya adalah penjual, dan jika demikian, saya akan melaporkan masalah ini ke J&T Cargo pusat (chat ke J&T Cargo pusat terlampir), tetapi hasilnya masih nihil… Masih menunggu tanpa kejelasan.
Pihak CS TikTok Shop juga sudah saya hubungi sejak hari Senin, tanggal 02 Februari 2026. Setiap hari saya menghubungi melalui chat live, karena tidak ada pembaruan untuk tiket yang dibuat. Sampai tanggal 05 Februari 2026, CS TikTok Shop tidak bisa memberikan jawaban mengenai update dan hanya bisa meminta maaf serta mengatakan bahwa mereka akan follow up kembali (chat dengan CS TikTok Shop terlampir).
Pihak J&T Cargo juga sama, hanya memberikan jawaban tanpa kejelasan, hanya follow up. Padahal pada hari Senin pukul 10 pagi, tanggal 02 Feb, mereka meminta untuk menunggu maksimal hari itu, dan kami menyampaikan bahwa paket tersebut bolak-balik terus di trackingnya (gambar 1 s.d 4).
Pada pukul 18:54 saya menghubungi kembali melalui WA J&T Cargo (gambar 5&6). Pukul 19:19 J&T Cargo menjawab bahwa ada salah sortir (gambar 7).
Saya mengirim pesan keesokan harinya tetapi tidak ada respon, menelepon ke 021-80661666 selalu dijawab oleh robot. Email juga tidak direspon atau dibalas.
Tanggal 05 Februari 2026, saya menghubungi WA J&T Cargo kembali (gambar 10-14). Jawabannya, paket stuck dan sudah melebihi estimasi pengiriman, dan hanya disarankan untuk follow up lagi ke tim area.
Dari sini terlihat jelas bahwa J&T Cargo tidak memperdulikan paket yang dikirimkan. Pihak TikTok Shop juga tidak memperhatikan kepuasan penjual dan pembeli yang menunggu barang ini karena sangat dibutuhkan.
Sekarang, jika barang senilai Rp1,4 juta ditolak oleh pembeli, siapa yang akan merugi? Kami sebagai penjual jelas dirugikan, mulai dari biaya packing seperti kotak, lakban, bubble wrap, hingga waktu yang terbuang. Belum lagi barang yang harus dikembalikan juga merugikan penjual!!
Ini menjadi pelajaran berharga, karena banyak orang jadi takut berbelanja di TikTok Shop dengan pelayanan yang tidak jelas seperti ini. Selain itu, banyak yang enggan menggunakan J&T Cargo, buat apa murah jika tidak sampai-sampai?
Abdurrahman
Palembang, Sumatera Selatan














