Masalah Promo “BerkahVaganza” BCA Syariah, Transaksi Sesuai Syarat tapi Cashback 100% Tak Kunjung Diterima
Kepada Redaksi MediaKonsumen.com,
Saya menulis surat ini untuk menyampaikan kekecewaan sekaligus peringatan kepada nasabah lainnya, terkait promo “BerkahVaganza” dari BCA Syariah, yang menurut saya tidak dilaksanakan dengan transparan dan berpotensi merugikan konsumen.
Saya melakukan transaksi di merchant AZKO pada 17 Februari 2026 pukul 10.45.42 menggunakan QRIS BCA Syariah melalui aplikasi BSya by BCA Syariah, sesuai dengan semua syarat yang dipublikasikan dalam periode promo 13 Februari – 21 Maret 2026. Tautan promo: https://www.bcasyariah.co.id/berkahvaganza-
Dalam publikasi promo tersebut tidak ada ketentuan mengenai:
- Jam transaksi tertentu.
- Jenis barang tertentu.
- Minimal nominal transaksi (cashback 100% s.d. Rp100.000).
- EDC tertentu.
Syarat yang dicantumkan hanya pembayaran menggunakan QRIS BCA Syariah melalui aplikasi BSya, dengan kuota 1.200 transaksi per periode dan maksimal 1 kali per nasabah.
Saya telah memenuhi semua ketentuan tersebut. Namun hingga hari kerja ke-6 (melebihi batas maksimal 5 hari kerja sesuai S&K), cashback yang dijanjikan belum saya terima. Yang lebih membuat saya mempertanyakan konsistensi pelaksanaan promo ini adalah kenyataan bahwa rekan saya yang melakukan transaksi pada 20 Februari 2026 pukul 09.26.48 justru menerima cashback tersebut.
Jika alasan tidak diberikannya cashback adalah karena kuota habis, maka muncul pertanyaan besar: di mana transparansi informasi kuota tersebut? Tidak ada sistem real-time, tidak ada notifikasi kuota hampir habis, dan tidak ada indikator apa pun yang dapat memberikan kepastian kepada nasabah sebelum bertransaksi.
Sebagai konsumen, saya melakukan transaksi berdasarkan informasi resmi yang dipublikasikan oleh pihak bank. Ketika janji promo tidak direalisasikan tanpa penjelasan yang jelas, hal ini menurut saya mencederai prinsip transparansi dan kepercayaan nasabah.
Saya berpendapat bahwa model promosi seperti ini memiliki potensi untuk menjadi gimmick pemasaran yang pada praktiknya tidak memberikan kepastian kepada konsumen. Tanpa adanya mekanisme transparansi kuota dan kepastian sistem, nasabah hanya diminta untuk berharap — tanpa adanya jaminan yang jelas.
Melalui surat ini, saya ingin mengingatkan nasabah BCA Syariah lainnya untuk lebih berhati-hati dalam mengikuti promo-promo serupa. Pastikan Anda siap menghadapi kemungkinan bahwa cashback yang dijanjikan mungkin tidak akan terealisasi meskipun semua syarat telah dipenuhi.
Saya masih menunggu klarifikasi dan penyelesaian resmi dari pihak BCA Syariah. Namun, jika tidak ada itikad baik dan solusi konkret, saya akan terus mengangkat permasalahan ini melalui berbagai saluran publik agar menjadi perhatian bersama.
Semoga surat ini dapat menjadi bahan evaluasi bagi pihak BCA Syariah untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas program promonya di masa mendatang.
Hormat saya,
Anugerah Ramot M. Sitorus
Jakarta Selatan


