Berita Lainnya

MacBook Air M4 Raib Saat Pengiriman Grab Instant Tokopedia, Diduga Ada Kebocoran Data & Kelalaian Sistem: Hingga Kini Tidak Ada Kejelasan

Pada tanggal 16 Oktober 2025 pukul 14.16.09, buyer melakukan pemesanan unit Apple MacBook Air M4 2025 13-Inch melalui Tokopedia dengan ID pesanan 580791386012091914, menggunakan jasa kirim Grab Instant dengan nomor resi IN-2-0ITLBBUNJSSTAWXC3D76.

  • Nama Toko: Tokopedia StudioPonsel
  • Kode Toko: IDLCJTLLF3
  • ID Tiket Tokopedia: 2025102304152200028
  • ID Pesanan Bermasalah: 580791386012091914
  • Nomor Resi: IN-2-0ITLBBUNJSSTAWXC3D76

Pesanan diproses dan dikirim oleh seller pada hari yang sama, tepatnya pukul 16.00.38. Dalam proses pengiriman, pesanan berganti driver sebanyak tiga kali, yang menimbulkan kecurigaan karena bukan kondisi normal untuk layanan Grab Instant.

Driver terakhir bernama Tah***, dengan status “Driver sedang mengantar pesanan” pada pukul 16.43.35. Seller memiliki bukti pickup atau pengambilan barang yang menunjukkan paket telah diterima oleh driver tersebut.

Saat paket masih dalam perjalanan, muncul oknum yang mengaku bernama Customer Service Ad*** (diduga kuat penipu), yang menghubungi buyer atas nama Wan*** dan driver, dengan informasi bahwa barang yang dikirim oleh toko salah.

Oknum tersebut kemudian menginstruksikan driver Grab bahwa paket harus diretur ke pihak seller.

Ini bukti chat driver Gojek yang dipesan oleh penipu kepada si penipu.

Fakta paling krusial, driver Grab tidak mengantarkan paket kembali ke seller, melainkan menyerahkan barang kepada driver Gojek yang dipesan oleh oknum penipu, dengan data sebagai berikut:

Nama: Put*** Sah***
Nomor Polisi: B 41** BMN

Padahal, tidak pernah ada persetujuan resmi dari seller dan proses ini tidak tercatat sebagai prosedur resmi Tokopedia maupun Grab.

Status pesanan di sistem Tokopedia berubah menjadi retur dan dibatalkan, namun barang retur tidak pernah kami terima hingga saat ini.

Kami telah membuat tiket laporan sejak Oktober 2025. Namun, hingga saat laporan ini ditulis, tidak ada kejelasan, penyelesaian, maupun tanggung jawab yang konkret dari pihak Tokopedia.

Dengan adanya kejadian ini, kami sangat menduga terjadi kebocoran data konsumen, karena:

  • Oknum penipu mengetahui detail pesanan
  • Oknum penipu memiliki kontak buyer
  • Informasi hanya mungkin diakses oleh pihak internal ekosistem pengiriman atau marketplace

Asumsi kami, kemungkinan akses data berasal dari driver yang sempat menerima atau membatalkan pesanan, karena setahu kami driver memiliki akses untuk menghubungi customer ketika menerima orderan. Mohon koreksi dari Tokopedia jika asumsi ini tidak benar.

Kesimpulan

Kasus ini menunjukkan kelemahan serius dalam sistem keamanan data, pengawasan mitra logistik, serta perlindungan terhadap seller. Barang bernilai tinggi hilang di tengah pengiriman, status pesanan dibatalkan sepihak, sementara seller menanggung kerugian tanpa kejelasan tanggung jawab.

Lebih parah lagi, oknum penipu dapat menyamar sebagai customer service, mengatur alur retur palsu, dan bahkan mengalihkan paket ke pihak ketiga tanpa prosedur resmi.

Harapan Kami

  1. Tokopedia bertanggung jawab penuh atas kehilangan barang dan memberikan ganti rugi sesuai nilai transaksi.
  2. Investigasi menyeluruh terhadap:
    • Alur pergantian driver
    • Keterlibatan driver Grab dan Gojek
    • Dugaan kebocoran data konsumen
  3. Transparansi hasil investigasi kepada seller.
  4. Perbaikan sistem keamanan dan SOP pengiriman Instant, terutama untuk barang bernilai tinggi.
  5. Perlindungan yang adil bagi seller agar kejadian serupa tidak terus berulang.

Kami menyampaikan laporan ini sebagai bentuk kepedulian terhadap keamanan ekosistem marketplace, bukan semata-mata kerugian pribadi.

Hafizh Biswana
Jakarta Barat

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.