Limit Nol Rupiah, Biaya Layanan Rp7.500, Pengaruhnya ke SLIK OJK?
Assalamualaikum wr. wb.
Sebelumnya saya mengucapkan terima kasih kepada Media Konsumen atas diterbitkannya surat ini.
Saya adalah pengguna OVO PayLater selama beberapa bulan, dengan limit awal sebesar Rp100 ribu, dan saya tidak pernah mengalami peningkatan limit. Saya selalu melakukan pembayaran tepat waktu (screenshot terlampir), tapi bulan ini saya menerima notifikasi bahwa limit saya menjadi 1 rupiah.
Berdasarkan pertimbangan yang dipengaruhi oleh kredibilitas dalam SLIK, saya memutuskan untuk menutup OVO PayLater dengan menghubungi customer service dan diarahkan ke email OVO Finansial. Setelah mengirim foto selfie dan KTP, saya diminta untuk menunggu beberapa hari.
Tanggal 24 November 2025, saya menerima email dari pihak OVO Finansial yang menyatakan bahwa limit OVO PayLater saya menjadi 0 rupiah dengan biaya layanan sebesar Rp7.500 (email saya lampirkan).
Dari kejadian ini, jelas saya mengalami kerugian, yaitu:
- OVO jelas merugikan saya, dengan limit 0 rupiah tetapi biaya admin 7.500 rupiah.
- Ini jelas memperburuk SLIK OJK. Saya belum mengecek SLIK, tetapi jika limit 0 rupiah masuk ke SLIK, maka akan mempengaruhi penilaian analis dari pihak bank atau lembaga keuangan lainnya, yang jelas merugikan saya.
- Tidak ada kejelasan dari OVO mengenai kasus saya. Saya meminta OVO untuk menutup PayLater saya, tetapi pihak OVO malah menurunkan limit menjadi 0 rupiah. Bagaimana cara pihak OVO memperhitungkannya??
Saya mohon kepada pihak OVO untuk segera mengambil langkah penyelesaian masalah ini. Saya terpaksa menulis surat ini karena tidak adanya penyelesaian melalui customer service.
Asep Iman
Sukabumi, Jawa Barat


