Kena Tipu Beli Emas Palsu Rp9,3 Juta di Shopee
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarokaatuh.
Saya ingin berbagi sedikit pengalaman pahit yang saya alami saat berbelanja di Shopee. Sejak tahun 2015, saya adalah pembeli aktif di Shopee. Saya adalah orang yang jarang keluar rumah, hanya pergi bekerja dan setelah itu kembali ke rumah. Shopee menjadi andalan saya untuk memenuhi kebutuhan sandang keluarga.
Pada tahun 2020, saya membutuhkan laptop untuk bekerja, dan saya membelinya di Shopee. Saya sangat puas dengan harga dan kualitas barangnya. Kepercayaan saya terhadap Shopee semakin meningkat, karena saya yakin mereka dapat menyelesaikan masalah jika ada kendala saat berbelanja.
Singkat cerita, pada tahun 2023, tepatnya tanggal 28 September 2023, saya melakukan pembelian beberapa perhiasan emas di Shopee. Toko di Shopee bernama “Petch Ploy Amornsri”, dengan akun Shopee si penjual: “burnett116” (https://shopee.co.id/burnett116). Sebelumnya, saya sudah memeriksa toko tersebut dan menemukan keterangan bahwa jika emas terbukti palsu, bisa dijual kembali ke toko. Saya pun yakin untuk membeli karena tertarik dengan model perhiasan yang sangat menarik dan beranggapan bahwa emasnya pasti asli karena ada keterangan tersebut.
Saya membeli 2 cincin, 2 gelang, dan 1 kalung dengan total pembayaran Rp9.317.902, yang saya bayar melalui Bank Mandiri dengan ID pesanan: 230928HB6YPEHW. Pada tanggal 7 Oktober 2023, penjual mengirimkan pesanan saya, dan pada tanggal 9 Oktober 2023, saya menerima barang tersebut. Saya merasa senang karena perhiasan yang saya terima sangat bagus dan saya simpan hingga sekarang, karena jujur saya tidak suka memakai perhiasan. Niat saya membeli juga untuk investasi. Saat itu, harga emas masih sekitar Rp800 ribu per gram.
Dua tahun telah berlalu, dan ternyata hidup ini tidak lepas dari cobaan. Tahun ini, begitu banyak tantangan yang datang hingga saya tidak memiliki tabungan sama sekali. Puncaknya terjadi ketika si kecil jatuh sakit dan harus dirawat di rumah sakit selama beberapa hari. Mengingat usianya yang baru 14 bulan, saya dan suami berusaha semaksimal mungkin untuk memberikan perawatan terbaik, sehingga kami memilih kelas VIP.
Karena situasi ini, saya memutuskan untuk menjual perhiasan yang saya miliki. Saya mengunjungi 4 toko emas yang berbeda, namun semuanya menolak. Emas tersebut telah diperiksa oleh pemilik toko dan ternyata terbukti palsu. Di catatan kertas dari toko emas yang saya kunjungi, tertulis dengan jelas bahwa berat kering: selisih = 7,7834. Ini berarti barang yang saya beli tidak mengandung emas sama sekali, dan indikasinya menunjukkan bahwa itu adalah campuran yang merujuk pada besi.
Pada foto yang saya sertakan, terdapat lingkaran hijau sebagai penanda, serta penjelasan mengenai perbandingan dengan rumus tersebut. Jika hasil yang diperoleh minimal 19 koma sekian, itu berarti masih ada kadar emasnya. Namun, jika hasil yang didapatkan sekitar 7 koma sekian, itu menunjukkan bahwa bahan campuran yang digunakan bisa berupa logam besi dan tidak mengandung emas sama sekali. Dengan demikian, terbukti bahwa emas tersebut benar-benar palsu.
Mengetahui hal tersebut, saya sangat terkejut dan menangis sejadi-jadinya, karena itu adalah satu-satunya harapan saya untuk membayar biaya rumah sakit. Dalam keadaan putus asa, saya menghubungi toko tersebut, yang masih aktif berjualan di Shopee dengan nama “Petch Ploy Amornsri”. Saya meminta pertanggungjawaban atas janji mereka, yang menyatakan bahwa mereka bersedia membeli kembali jika emas tersebut terbukti palsu atau tidak laku di toko emas lain.
Namun, semua usaha saya sia-sia, karena berhari-hari saya mengirim pesan tanpa mendapatkan balasan, hanya menerima jawaban otomatis yang tidak memuaskan. Ketika saya memeriksa toko itu lagi, saya menemukan banyak korban lain yang juga mengeluh di kolom penilaian.
Saya melaporkan toko tersebut di Shopee, berharap mereka dapat mengambil tindakan tegas terhadap penipu yang menyamar sebagai penjual. Saya telah melaporkan ke Shopee berkali-kali, tetapi tidak ada hasilnya, toko tersebut masih tetap aktif berjualan.
Puncaknya terjadi saat saya melaporkan kasus ini ke Shopee melalui chat layanan customer service, di mana saya berharap Shopee dapat menjembatani komunikasi saya dengan penjual agar penjual dapat dimintai pertanggungjawaban.
Saya tidak menyalahkan Shopee, saya hanya ingin mereka membantu saya, saya perlu berkomunikasi dengan penjual, bukan hanya menerima jawaban dari pesan otomatis. Saya menjelaskan semuanya dari awal kepada CS, dan saya mendapatkan kode laporan: 1988927751683506242.
Harapan saya muncul kembali. Bahkan untuk kasus salah transfer, bank bisa bekerja sama untuk menghubungi pemilik rekening penerima dana atau langsung memblokir tabungan sementara sampai penerima uang datang ke kantor untuk mengembalikan dana tersebut. Mungkin Shopee juga bisa membantu saya, karena identitas penjual di Shopee lengkap, termasuk nomor WhatsApp dan alamat email ShopeePay. Begitulah kira-kira pikiran saya.
Namun, saya ternyata salah besar, setelah berhari-hari tidak ada kabar dari Shopee, saya terus mendesak agar segera memberikan balasan atas laporan saya. Akhirnya, saya menerima balasan yang meminta saya melampirkan bukti foto atau video yang menunjukkan bahwa itu adalah emas palsu, dengan ketentuan batas waktu hanya sampai besok.
Saya memenuhi permintaan tersebut, dan bukti-bukti sudah saya kirimkan. Setelah menunggu lama lagi, beberapa hari tanpa kabar, tiba-tiba saja kasus ditutup dengan alasan dari pihak Shopee bahwa penjual tidak dapat dihubungi, dan saya disarankan untuk berkomunikasi melalui fitur chat Shopee dengan penjual atau melaporkan toko penjual ke Shopee.
Saya tidak menyerah. Saya telah membuat laporan baru di Shopee, namun kasus ditutup lagi. Ini terus berulang dan sudah tidak terhitung berapa banyak laporan yang saya buat sejak bulan November hingga sekarang. Toko tersebut sudah saya laporkan berkali-kali, tetapi tidak ada tindakan dari Shopee. Sangat mengecewakan.
Seandainya itu emas asli, saya sudah mendapatkan keuntungan yang besar, mengingat harga emas saat ini sedang tinggi. Saya hanya meminta agar komunikasi dengan penjual bisa dijembatani, dan jika uang saya bisa dikembalikan, saya tidak masalah, emas palsu itu juga akan saya kembalikan.
Saya juga pernah membeli handphone di Shopee pada tahun 2025, tetapi ternyata handphone tersebut rusak dan tidak bisa digunakan, dan saya tidak bisa mengajukan pengembalian dana, jadi saya rugi lagi. Pelayanan di Shopee sangat buruk, saya kecewa dan tidak ikhlas kehilangan uang saya, sementara penipunya bisa dilacak dan masih aktif berjualan. Semoga surat ini sampai ke pihak Shopee dan mereka menyadari betapa kecewanya pelanggan terhadap pelayanan Shopee yang sangat buruk. Terima kasih.🙏🏻🙏🏻
Septi Isnayati
Tuban, Jawa Timur

















