Berita Lainnya

Kecewa dengan Pelayanan J&T dan Lazada

Bahwa pada awal bulan Desember 2025 saya mendapat 7 pesanan di Lazada dengan penerima 1 orang di Sentani, Papua, dengan nilai total pesanan sekitar 3 juta rupiah.

Kemudian, pada 5 Desember 2025 saya mengirim dengan AWB otomatis J&T dengan nomor resi JZ1080248379, JZ1080248379, JZ1080248436, JZ1080248475, JZ1080248626, JZ1080248715, JZ1080248470.

Semua paket ini kemudian dilaporkan ditunda pengirimannya karena pembeli tidak merespons saat dihubungi, dan kemudian diretur karena pembeli tidak merespons sebanyak tiga kali. Di sistem pelacakan Lazada, kurir melampirkan bukti foto setumpuk paket di gudang, bukan di alamat pembeli atau bukti lain bahwa pembeli tidak merespons.

Padahal sebelumnya pembeli justru aktif menanyakan via WhatsApp mengenai paket-paketnya. Nomor HP yang tertera sudah terbukti aktif dan bisa dihubungi. Pembeli juga mengirim tangkapan layar (screenshot) bahwa sudah menghubungi kurir J&T namun tidak direspons.

Saya juga kecewa pada sistem Lazada yang justru menonaktifkan akun saya dengan alasan melakukan transaksi fiktif karena melakukan komplain atas direturnya paket-paket saya ini. Saya jadi kehilangan akses untuk mengecek kerugian atas nilai paket saya.

Saya sudah berkali-kali menghubungi customer service (CS) J&T, namun CS selalu berdalih yang bisa komplain adalah penerima paket, sedangkan pengirim yang menanggung kerugian karena paket diretur tidak bisa komplain.

Sangat disayangkan perusahaan-perusahaan besar seperti J&T dan Lazada tidak punya sistem yang jelas dalam menangani komplain dan melindungi hak-hak penggunanya.

Oki Susanto
Sukoharjo, Jawa Tengah

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.