Kartu UOB Zenith Sudah Dibayar Sesuai Tagihan tapi Dinyatakan Kurang Bayar
Saya menerima lembar tagihan e-statement kartu kredit UOB Zenith saya, pada tanggal 26 November 2025 melalui email (terlampir bukti screenshot). Di dalam lembar tagihan tersebut, tercantum jumlah total tagihan saya yang dinyatakan dalam e-statement dari pihak UOB sebesar Rp67.857.246. Setelah saya melakukan crosscheck dengan penggunaan saya, saya telah melakukan pembayaran sebesar Rp67.858.000 (terlampir bukti screenshot).
Setelah pembayaran diterima oleh pihak UOB, saya terkejut karena ternyata ada kurang bayar sebesar Rp6.746. Saya pun segera menginformasikan kepada pihak UOB, melalui layanan live chat di aplikasi UOB. Hal ini penting karena jika ada kurang bayar, maka akan dikenakan denda dan bunga pada total tagihan saya seperti yang tertera di e-statement.
Namun, dalam layanan tersebut, saya merasa tidak mendapatkan solusi dan seperti berbicara dengan mesin, bukan dengan manusia. Hanya berputar-putar mengenai tagihan yang seharusnya senilai Rp67.864.746, yang ternyata ada biaya notifikasi sebesar Rp7.500 yang tidak dicantumkan dalam penjumlahan dari pihak UOB di dalam e-statement tersebut.
Akibat kesalahan ini, saya juga ikut salah dalam pembayaran dan membayar sesuai dengan informasi yang tertera di tagihan e-statement saya, bahkan lebih (Rp67.858.000). Alasan kenapa saya juga salah, adalah karena saya hanya mencocokkan dan menjumlahkan transaksi saya saja, tanpa memperhatikan biaya administrasi dan lain-lain. Dalam pemahaman saya, Bank UOB adalah bank dengan berbagai macam biaya, sehingga saya tidak terlalu memperhatikannya.
Saya telah berusaha menjelaskan dan meminta solusi terbaik, yaitu apakah tagihan tersebut (senilai Rp7.500) bisa dikoreksi dan ditagihkan kembali pada tanggal berjalan, dengan tujuan utama agar saya tidak terkena denda atau bunga berjalan. Namun, hingga saya mengirim email resmi ke UOB melalui uobcare@uob.co.id dan sampai surat ini saya tulis, saya tetap tidak mendapatkan solusi. Pihak UOB tetap menyarankan saya untuk membayar agar tidak terkena denda/bunga, seolah-olah pihak UOB tidak bersalah dan nasabah yang harus mengikuti kehendak UOB. Di satu sisi, permasalahan ini terjadi karena kesalahan dari pihak Bank UOB sendiri.
Saya memiliki dua alasan mengapa saya bersikeras tidak mau membayar kekurangan tagihan tersebut, yaitu:
- Pihak UOB yang telah melakukan kesalahan dan tidak sepatutnya menekan nasabahnya serta tidak mau mengakui kesalahan cetak di e-statement-nya. Tidak ada asas fairness di dalam lembaga perbankan sekelas UOB.
- Saya hanya dapat melakukan pembayaran melalui bank lain, dan jika pembayaran dilakukan melalui bank lain, akan timbul biaya admin yang ditagihkan oleh pihak UOB, dan nominal tersebut sama dan/atau lebih besar daripada kekurangan pembayaran tersebut. Selain itu, tidak semua nasabah memiliki rekening UOB, sehingga pembayaran tanpa biaya admin tidak dapat dilakukan.
Dari semua tanggapan yang diberikan oleh pihak UOB kepada saya, ada dua pertanyaan yang sampai saat ini belum dijawab, yaitu:
- Dalam lembar e-statement yang dikirimkan oleh pihak UOB ke email saya pada tanggal 26 November 2025, di bagian “Total Tagihan Baru” di halaman 1 dan di bagian “Ringkasan Tagihan” di halaman 2, itu angkanya berapa? (Sesuai dengan isi dari nomor file pdf SDESPC251125000002766).
- Apakah lebih penting pelunasan pembayaran di kartu 4931 yang berjumlah Rp7.500 (biaya notifikasi) dibandingkan dengan pelunasan pembayaran di kartu 5895 yang berjumlah Rp18.282.340?
Berikut adalah penjelasan saya, semoga nasabah bank UOB lainnya dapat merasakan pengalaman terkait pelayanan dan solusi yang diberikan oleh tim kartu kredit UOB, meskipun layanan premium yang dipromosikan itu hanya sekadar omong kosong. Masih saja mendapatkan jawaban atau tanggapan yang terkesan seperti mesin, yang tidak menyelesaikan inti permasalahan nasabah. Apakah memang seperti ini pelayanan UOB kepada nasabahnya?
Semoga pimpinan UOB dapat meninjau kembali pelayanan terhadap nasabah-nasabah setianya yang seharusnya memberikan solusi, bukan sekadar menjawab seperti mesin, terutama yang dilakukan oleh tim customer service mereka, yaitu bagian kartu kredit.
Yongky
Surabaya, Jawa Timur







