Berita Lainnya

Isi Paket Diduga Rusak dan Dipalsukan Statusnya oleh Kurir

Sebagai penjual yang telah lama beroperasi di Tokopedia dan menggunakan layanan kurir J&T Express, saya sudah beberapa kali menghadapi masalah paket yang rusak saat pengiriman. Setiap kali terjadi kerusakan, kurir selalu menyalahkan cara packing penjual tanpa memberikan bukti yang jelas, meskipun saya masih bisa memakluminya.

Namun, masalah kali ini menurut saya sudah melampaui batas. Pembeli saya di Tokopedia memesan 4 barang bahan makanan impor (minyak samin murni dan camilan) dengan total nominal Rp645.050, yang dikemas dengan baik dan disegel dari pabrik. Kami menyerahkan paket tersebut kepada kurir dengan nomor resi J&T Express: JX6091119022.

Paket itu berangkat dari Jakarta Utara menuju Jakarta Transit Center, lalu ke SEC Gateway tanpa ada laporan kendala apapun. Paket tersebut akhirnya tiba di cabang Larangan 2 Tangerang, Banten pada tanggal 14 Oktober 2025 pukul 05:11 WIB.

Setelah 8,5 jam berada di cabang tersebut, status paket berubah menjadi “Paket akan dikirimkan oleh kurir Al** Mu***” pada pukul 13:41:41 WIB. Hanya 16 detik kemudian, pada pukul 13:41:57 WIB, status paket kembali berubah menjadi “Penerima menolak menerima paket”.

Pada pukul 13:52 WIB, kurir dari cabang tersebut menghubungi pembeli dan memberitahukan bahwa paketnya tiba di cabang mereka dalam keadaan bocor. Pembeli baru menjawab pada pukul 14:02 WIB untuk menolak penerimaan paket tersebut.

Kurir tersebut diduga meminta alamat penjual dari pembeli dan menyampaikan bahwa paket akan dikembalikan. Ketika pembeli memberi tahu saya tentang hal ini, saya mencoba menghubungi pihak kurir untuk berkomunikasi, tetapi pesan dan telepon saya sepenuhnya diabaikan.

Saya menduga kurir tersebut terkejut, dan saya mendapatkan informasi terkait dari pihak pembeli. Setelah itu, status tracking paket diduga dipalsukan, di mana ada upaya pengantaran paket kedua dan ketiga pada tanggal 16 Oktober 2025, tetapi terus ditolak oleh pembeli.

Pada pesanan ini terdapat perlindungan asuransi melalui Tokopedia yang telah dibayarkan saat pembeli melakukan checkout. Perlindungan asuransi ini sangat penting jika terjadi kerusakan pada paket selama pengiriman, sehingga pihak penjual, pembeli, atau kurir tidak akan dirugikan.

Namun, saya merasa sangat aneh bahwa kurir tersebut diduga sengaja menutup akses kami untuk mengklaim asuransi dengan cara yang tidak etis. Seharusnya, jika terjadi kerusakan, penjual atau pembeli berhak untuk mengajukan klaim asuransi mereka.

Saya menduga kurir tersebut tidak hanya enggan untuk mengganti rugi paket yang rusak di cabangnya. Namun, ia juga tidak mau menjalani proses investigasi atau menerima teguran apapun dari kantor pusatnya. Pengembalian paket yang sudah dirusak sangat merugikan pihak penjual.

Saya telah melaporkan hal ini berkali-kali kepada Customer Service J&T Express, tetapi belum ada kejelasan. Hingga artikel ini dikirim ke redaksi, bukti kerusakan paket atau pengembalian paket belum diberikan oleh pihak kurir, dan status paket akan dikembalikan kepada penjual.

Melalui surat ini, saya juga meminta penjelasan dari J&T Express mengenai hak dan peran kurir dalam transaksi di marketplace Tokopedia. Sepertinya J&T Express berhak mewakili pembeli, melindungi perusahaan asuransi, dan membebankan kerugian kepada penjual secara sepihak.

Suraj Kaish
Jakarta Utara

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.