Berita Lainnya

Ikut Misi Belanja Alfagift Rp500 Ribu, tapi Voucher Rp50 Ribu Tidak Diberikan

Saya adalah salah satu pelanggan Alfagift. Di bulan September 2025, saya melihat iklan di Alfagift yang mengajak untuk berbelanja online senilai Rp500 ribu dengan hadiah voucher Rp50 ribu. Akhirnya, saya pun ikut serta dalam misi belanja tersebut dengan periode dari 16 September 2025 hingga 15 Oktober 2025.

Saya sudah mengumpulkan belanja online sebesar Rp500 ribu. Namun, anehnya ketika saya mencoba menelepon untuk konfirmasi sebelum periode berakhir, saya justru mendapatkan jawaban yang tidak profesional. Mereka bilang bahwa perhitungannya harus 7 hari kerja?! Di zaman komputerisasi seperti sekarang ini, masihkah diperlukan waktu selama itu untuk menghitung jumlah transaksi yang sedang berlangsung?!

Setelah menunggu 7 hari kerja, saya menelepon lagi untuk memastikan apakah saya bisa mendapatkan voucher Rp50 ribu, karena saya sudah memenuhi kewajiban berbelanja online dengan total Rp500 ribu. Namun, saya kembali mendapatkan jawaban yang tidak profesional. Mereka mengatakan ada transaksi terakhir yang belum selesai, jadi tidak bisa dihitung?!

Saya langsung mengajukan komplain, memang ada transaksi terakhir yang sedikit terlambat dikirim karena orderan online harus menunggu 1-3 hari. Memang ada transaksi terakhir pada tanggal 13 Oktober 2025 yang terlambat sampai, melewati 3 hari baru dikirim. Logikanya, saya sudah memaklumi keterlambatan pengiriman barang, tetapi ini malah dijadikan alasan untuk tidak memberikan hadiah misi?!

Saya komplain bahwa ini sudah tidak benar. Jika saya mengikuti misi di aplikasi lain dan menggunakan kartu kredit, yang penting adalah transaksi dilakukan dalam periode misi, maka sudah eligible. Saat acara live 11.11, saya merasa sangat kesal dan mengomentari di acara tersebut, tapi tidak digubris. Sampai akhirnya saya bilang bahwa saya akan melaporkan ini ke media massa.

Namun, tidak ada itikad baik dari pihak Alfagift. Mereka malah memberikan jawaban-jawaban yang tidak profesional, seperti menyatakan bahwa vouchernya harus diklaim terlebih dahulu (logika ini juga sudah tidak benar, karena dari awal dikatakan harus menunggu 7 hari kerja sebelum bisa dihitung!).

Setelah beberapa kali saya mengajukan komplain, mereka memberikan informasi bahwa saya hanya berbelanja online sebesar Rp429.200, tetapi hingga kini mereka tidak berani memberikan rincian transaksinya kepada saya! Padahal, saya berhak mengetahui transaksi mana saja yang dihitung dan mana yang tidak. Alasan terakhir yang mereka berikan hanya menyebutkan ada produk Whitelist yang tidak dihitung!

Ini menunjukkan ketidakprofesionalan dari pihak Alfagift dengan jawaban-jawaban yang tidak konsisten dan terus berubah. Terlihat jelas bahwa mereka tidak ikhlas memberikan hadiahnya. Sebenarnya, menyelesaikan misi ini tidaklah mudah, karena seringkali barangnya tiba-tiba habis.

Saya juga ingin komplain tentang voucher yang syarat dan ketentuannya berbelanja Rp100 ribu, tetapi pada akhirnya harus berbelanja Rp200 ribu! Ketika saya mengajukan komplain, mereka meminta saya untuk memberikan data seperti screenshot. Saya sudah mengirimkannya, tetapi mereka meminta lagi. Setelah saya merasa capek, mereka masih mengatakan bahwa data yang diminta belum dikirimkan!

Data yang saya minta mengenai rincian dari Rp429.200 saja tidak bisa diberikan oleh Alfagift, tetapi customer service-nya justru meminta data lain yang sudah saya kirimkan. Ini benar-benar membuat saya kesal dengan ketidakprofesionalan pihak Alfagift yang secara terang-terangan merugikan saya sebagai pelanggan!

Sekian uneg-uneg saya, terima kasih kepada redaksi Media Konsumen yang telah memuat artikel ini.

Halim Suparman
Medan, Sumatera Utara

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.