Ganti Kartu by.U di Grapari, Kuota 125 GB Hanya Terpakai 2 GB karena Gangguan Berlarut-larut
Pada tanggal 25 February 2026, saya putuskan untuk membeli kartu perdana by.U secara online via aplikasinya untuk saya jadikan SIM card di 4G WiFi router saya. Esok harinya SIM card tersebut saya ambil di Grapari Telkomsel Padjajaran Bogor.
Setelah itu, saya langsung insert ke 4G WiFi router untuk langsung digunakan, karena ada bonus data sekitar 3 GB bundling dengan pembelian. Internetan lancar dan baik hingga habis kuota tersebut.
14 Maret 2026: Karena kuota sudah habis maka saya replace SIM card tersebut dengan SIM card saya yang lain. Pada minggu kedua bulan Maret 2026, saya memutuskan untuk kembali menggunakan by.U, tetapi SIM card tersebut hilang (lupa meletakkan di mana). Sehingga pada tanggal 14 Maret 2026 saya putuskan untuk ganti kartu di mesin ganti kartu Grapari Telkomsel Padjajaran Bogor.
Kartu baru pun saya dapatkan dan warna SIM card berbeda total dengan yang awal. Saya bertanya ke petugas di sana, jawabannya “tidak masalah”, nanti tinggal diganti saja APN-nya sesuai dengan APN by.U.
Tidak menunggu lama saya pulang untuk mencoba di rumah, tetapi sebelum itu saya beli paket data dulu dengan pikiran “supaya nanti bisa langsung internetan”. Sesampai di rumah, SIM card tersebut saya insert ke smartphone saya untuk mendeteksi APN otomatis bawaan.
Benar sesuai penjelasan petugas tadi bahwa APN SIM card tersebut masih bawaan kartu Telkomsel yaitu “internet”. Maka segera saya ganti dengan: Nama: by.U / APN: by.U. Setelah itu sinyal data tidak muncul juga. Oya, sebelumnya juga setelah insert new SIM card ke smartphone, sinyal data tidak muncul, karena itu saya langsung reconfig APN seperti gambar di bawah ini.
17 Maret 2026: Karena issue SIM card by.U saya tidak kunjung pulih meskipun saya telah mengikuti semua instruksi customer care, maka pada tanggal 17 Maret saya putuskan untuk pergi meminta bantuan ke Grapari Telkomsel Bogor.
Oleh CS di sana, SIM card by.U saya diperiksa dan dicoba di smartphone miliknya tetap tidak bisa. Kemudian mbak CS tersebut meminta izin kepada saya untuk membawa kartu tersebut ke teknisi/engineer di ruangan tertentu untuk dicoba di sana. Setelah menunggu beberapa lama, issue SIM card tak kunjung beres.
Alhasil mbak CS menginformasikan kepada saya untuk menunggu 3×24 jam lagi sembari mereka follow-up ke tim by.U terkait issue tersebut.
21 Maret 2026: Pada sore hari sekitar pukul 18.00, tiba-tiba smartphone yang saya pakai untuk by.U bisa dipakai untuk internetan tanpa ada treatment dari saya. Memang sejak pukul 14.00 siang, listrik di tempat saya padam dan kembali menyala pada pukul 18.00. Satu jam sejak listrik padam tersebut yaitu sekitar pukul 15.00, sinyal Telkomsel dan Three di rumah saya blackout.
Tetapi pada sekitar pukul 22.00 sinyal by.U saya kembali blackout, di mana smartphone saya yang pakai by.U hilang sinyal data. Saya coba treatment yang pernah disarankan oleh customer care, tetapi tidak menyelesaikan masalah.
Sejak tanggal 14 Maret hingga terakhir artikel ini saya tulis, saya masih aktif chat dengan customer care by.U, tetapi tidak ada yang bisa membantu.
Keberatan saya adalah, paket data yang saya beli sebelumnya 125 GB seharga Rp200 ribu hanya terpakai sekitar 2 GB pada tanggal 21 Maret 2026. Maka saya meminta ke customer by.U untuk refund paket data yang masih tersisa menjadi pulsa atau refund, tetapi mereka menolak karena katanya sudah sempat terpakai. Namun saya tidak bisa menerima bahwa masa berlaku paket data tetap berjalan, sementara tidak bisa dipakai internetan.
Saya berharap bahwa by.U bisa refund sisa paket data tersebut agar saya bisa beli paket data lagi nanti setelah issue SIM card saya dipulihkan.
Rinaldo
Bogor, Jawa Barat







