Berita Lainnya

BRI Menahan Saldo Rp150 Juta Saya Sejak Oktober 2025, Tapi Tidak Bisa Menjelaskan Transaksi Mana yang Dipermasalahkan

Saya nasabah BRI, Agus Joinardi dengan nomor rekening 2210-****-****-565, kota Pekanbaru.

Saya mempertanyakan profesionalitas penanganan BRI terhadap rekening saya yang saldonya sebesar Rp150 juta tidak bisa saya gunakan sejak Oktober 2025 sampai sekarang Maret 2026.

Saya sudah berkali-kali datang ke cabang BRI untuk meminta penjelasan dan penyelesaian. Namun jawaban yang saya terima selalu menggantung: katanya ada laporan IASC, tetapi tidak pernah dijelaskan transaksi mana yang menjadi masalah.

Yang lebih aneh lagi, pihak customer service di cabang pembantu menyampaikan bahwa data dari customer service pusat BRI tidak lengkap, sehingga mereka sendiri tidak bisa memberikan penjelasan detail kepada saya. Lalu bagaimana nasabah bisa membela diri, mengklarifikasi, atau menunjukkan bukti jika pokok masalahnya saja tidak dibuka?

Saya tegaskan bahwa seluruh dana yang masuk ke rekening saya punya dasar transaksi dan bukti yang lengkap. Saya siap menunjukkan semuanya. Namun sampai hari ini saya tidak diberi kesempatan klarifikasi yang layak, karena transaksi yang dituduhkan bermasalah pun tidak pernah diinformasikan: nominal, tanggal transaksi, dan nama pengirim.

Ini bukan lagi sekadar soal kehati-hatian bank. Ini sudah menjadi bentuk pelayanan yang merugikan nasabah, karena dana saya tertahan berbulan-bulan tanpa kepastian, tanpa transparansi, dan tanpa mekanisme penyelesaian yang jelas.

Saya meminta BRI untuk berhenti memberikan jawaban normatif dan segera:

  • menjelaskan secara tertulis dasar penahanan saldo saya;
  • menyebutkan transaksi yang dipermasalahkan;
  • memberi ruang klarifikasi dengan bukti;
  • dan menyelesaikan akses terhadap dana saya sebesar Rp150 juta.

Jika bank terus menahan saldo nasabah tanpa membuka pokok persoalan yang bisa diklarifikasi, maka ini adalah praktik yang sangat merugikan dan mencederai kepercayaan nasabah.

Agus Joinardi
Pekanbaru, Riau

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.