Beli Drone Rp13 Juta Bermasalah, Dana Tertahan dan Akses CS Shopee Diblokir
Saya ingin menyampaikan keluhan untuk kedua kalinya terkait pengalaman buruk saya bertransaksi di Shopee. Sebelumnya, saya juga pernah menulis keluhan yang dapat dibaca di tautan berikut:
Namun sangat disayangkan, kejadian serupa kembali terulang dengan nominal kerugian yang jauh lebih besar, mencapai hingga Rp10.000.000.
Kronologi kejadian:
Pada tanggal 18 Maret 2026, saya membeli sebuah drone di toko Doran Gadget Store dengan harga Rp13.499.000. Saat barang diterima, kondisi drone sudah bermasalah, yaitu GPS tidak akurat. Saya kemudian menghubungi pihak penjual dan hanya disarankan untuk melakukan kalibrasi.
Saya mengikuti saran tersebut, namun setelah kalibrasi dilakukan, drone tetap mengalami error. Bahkan saat dilakukan uji terbang singkat, drone langsung mengalami crash. Karena tidak ingin merugikan pihak penjual, saya memperbaiki kerusakan akibat crash tersebut menggunakan biaya pribadi.
Setelah itu, saya kembali menghubungi seller untuk meminta bantuan klaim garansi, termasuk garansi DJI Care, mengingat sebelumnya seller menyatakan bisa membantu proses tersebut. Namun seller meminta data log penerbangan untuk analisis, dan hingga saat ini tidak ada kejelasan sama sekali, hanya diminta menunggu tanpa kepastian.
Padahal, sejak awal produk sudah bermasalah, dan crash terjadi setelah mengikuti arahan dari pihak seller.
Upaya penyelesaian melalui Shopee:
Karena tidak ada solusi dari seller, saya mengajukan banding melalui Shopee:
- Banding pertama: Ditolak, meskipun saya sudah melampirkan bukti.
- Banding kedua: Saya diminta menambah bukti, namun malah diarahkan menggunakan device lain, yang menurut saya tidak relevan mengingat ini produk mahal.
- Banding ketiga: Kembali ditolak dengan alasan harus menghubungi seller, padahal saya sudah berulang kali menghubungi seller tanpa respons yang jelas.
Melalui telepon, pihak customer service Shopee bahkan sempat menyampaikan bahwa dana seharusnya sudah dilepas. Hal ini sangat saya sesalkan, karena jelas produk yang saya terima bermasalah.
Saya kembali diarahkan untuk menghubungi seller, dan dijanjikan bahwa dalam waktu 1×24 jam dana akan di-refund. Namun kenyataannya, setelah melewati waktu tersebut, tidak ada refund sama sekali. Bahkan saya harus marah terlebih dahulu agar mendapat respons.
Lebih parah lagi, setelah proses konfirmasi, paket pengembalian saya sejak tanggal 1 April tidak juga diambil oleh pihak terkait hingga saat ini. Setiap hari saya menghubungi customer service Shopee, namun jawaban yang diberikan selalu berbelit-belit dan tidak memberikan solusi nyata. Dan setiap hari saya selalu minta follow up tentang penjemputan barang.
Pembatasan akun dan akses customer service:
Yang paling mengejutkan, di tengah proses sengketa ini, akun saya justru dibatasi dengan alasan menjual produk yang tidak sesuai syarat. Padahal produk yang saya jual sudah lama ada di akun saya dan tidak pernah bermasalah sebelumnya.
Tidak hanya itu, akses saya ke layanan live chat customer service juga diblokir. Setiap kali saya mencoba menghubungi customer service melalui akun saya, permintaan live chat saya diblokir, selalu dengan keterangan melayani pelanggan lain, padahal jika memakai akun baru live chat langsung terhubung.
Namun saat saya mencoba menggunakan akun berbeda untuk menghubungi customer service dengan kasus yang sama (baik terkait akun maupun pembelian), justru langsung ditanggapi tanpa kendala. Hal ini menimbulkan pertanyaan besar mengenai transparansi dan perlakuan Shopee terhadap penggunanya.
Saya merasa sangat dirugikan, baik secara materi maupun waktu. Kejadian ini menunjukkan lemahnya perlindungan konsumen di platform Shopee, serta kurangnya tanggung jawab dari pihak seller.
Saya berharap pihak Shopee dapat:
- Menyelesaikan kasus ini secara adil.
- Memberikan kejelasan terkait dana saya.
- Tidak mempersulit konsumen yang sudah jelas dirugikan.
- Memberikan penjelasan terkait pembatasan akun dan pemblokiran akses customer service.
Terima kasih.
Rudy Pradana
Sidoarjo, Jawa Timur








