Bank Mandiri Lalai Awasi Developer, Sertifikat Rumah Nasabah KPR Diagunkan ke BPR
Saya membeli rumah pada bulan Desember 2022 dan telah mendapatkan persetujuan KPR dari Bank Mandiri. Untuk cicilan selama 20 tahun, pembayaran cicilan fixed dilakukan selama 3 tahun, kemudian berubah sesuai dengan ketentuan bank. Cicilan pada 3 tahun pertama adalah sebesar Rp3,2 juta.
Namun, hingga saat ini (Oktober 2025), pihak developer, PT Hoki Sejahtera Abadi, belum menyerahkan sertifikat kepada Bank Mandiri. Ternyata, sertifikat rumah saya telah dipindahkan oleh PT Hoki ke Bank BPR Kulon Progo tanpa sepengetahuan saya maupun Bank Mandiri.
Saya mengetahui hal ini ketika pada tanggal 20 Oktober 2025 rumah saya dikunjungi oleh dua petugas dari Bank BPR Kulon Progo, yang memberi tahu bahwa surat sertifikat saya ada di bank tersebut. Mereka menunjukkan foto melalui ponsel dan membawa salinan surat sertifikat rumah saya. Pada saat itu, mereka memberi tahu bahwa pihak developer ternyata telah mengagunkan sertifikat saya ke BPR Kulon Progo pada tahun 2022 dan sudah terlambat dalam pembayaran. Sementara itu, saat pemilik developer dihubungi, ternyata sudah menghilang entah ke mana, sehingga petugas langsung datang ke rumah saya.
Saya sudah melakukan follow up ke Bank Mandiri sejak lama karena ingin melakukan balik nama. Namun, pihak Bank Mandiri selalu meminta saya untuk menghubungi PT Hoki agar segera menyerahkan sertifikat ke bank. Seharusnya, jika sejak awal pihak developer tidak menyerahkan sertifikat ke Bank Mandiri, KPR tidak seharusnya disetujui. Namun, kenapa hal ini bisa terjadi?
Sampai surat ini saya buat, pihak Bank Mandiri masih belum memberikan tanggapan dan terus meminta saya untuk follow up ke developer. Sementara itu, saya sudah mengetahui bahwa sertifikat berada di BPR Kulon Progo, jadi untuk apa saya terus membayar KPR? Lagipula, Bank Mandiri tidak memiliki hak atas rumah saya karena tidak memegang bukti apapun terkait kepemilikan rumah saya. Padahal, saya tidak pernah terlambat dalam pembayaran KPR rumah.
Joy Simanjuntak
Sleman, DIY

