4 Bulan Diabaikan Bank Mandiri, Welcome Bonus 250.000 Koin Shopee Tak Kunjung Diberikan
Pada bulan November 2025, saya mengajukan kartu kredit Mandiri Shopee dan disetujui beberapa hari kemudian. Program tersebut menawarkan welcome bonus senilai 250.000 koin Shopee jika pengajuan disetujui, berdasarkan syarat dan ketentuan pada aplikasi Shopee.
Setelah kartu saya disetujui, saya harus mengisi formulir untuk mendapatkan koin tersebut. Saya pun sudah mendapat konfirmasi bahwa formulir berhasil diisi dan koin sebesar 250.000 akan masuk pada tanggal 1 bulan berikutnya, yaitu 1 Desember 2025.
Namun koin tersebut tidak kunjung masuk. Saya menanyakan hal ini kepada pihak Shopee, dan setelah dicek ke pihak Mandiri, jawabannya adalah bahwa saya tidak berhak mendapatkan koin Shopee karena sudah memiliki kartu kredit Mandiri sebelumnya. Padahal di poin 2 syarat dan ketentuan di aplikasi Shopee disebutkan bahwa program berlaku untuk nasabah baru dan nasabah existing—yang artinya saya pun termasuk dan seharusnya berhak.
Saya kemudian menelepon pihak Mandiri untuk menanyakan hal ini, dan customer service Mandiri menyatakan bahwa saya memang termasuk nasabah existing dan seharusnya berhak mendapatkan koin Shopee tersebut.
Pada tanggal 27 Januari 2026, saya diminta mengirimkan data ke pihak Mandiri melalui email agar diinvestigasi oleh tim terkait. Namun hingga saat ini, laporan saya hanya diabaikan. Sampai tanggal 6 April 2026 ini tidak ada jawaban atas laporan saya. Hampir setiap beberapa hari saya selalu menelepon untuk menanyakan perkembangan, tapi jawabannya selalu sama: masih diproses. Padahal masalah ini sudah berjalan lebih dari 4 bulan.
Yang membuat saya tidak habis pikir, perusahaan sebesar Bank Mandiri dengan ratusan atau mungkin ribuan karyawan, tapi untuk menyelesaikan masalah seperti ini saja bisa memakan waktu berbulan-bulan. Padahal semua bukti yang saya lampirkan sudah sangat jelas. Bahkan ada bukti yang tidak bisa terbantahkan, yaitu notifikasi bahwa saya berhasil mengisi formulir dan berhak mendapatkan koin pada tanggal 1 bulan berikutnya—tapi pihak Bank Mandiri tetap tidak mau bertanggung jawab.
Bayangkan kalau ada masalah yang lebih besar: misalnya kena phishing, saldo berkurang tanpa sebab, atau kartu kredit digunakan oleh orang lain. Jangan-jangan laporan kita pun tetap akan diabaikan.
Saya berharap pihak manajemen Bank Mandiri mengevaluasi hal ini dan tidak membiarkan nasabah diperlakukan seperti ini. Kalau memang ada kesalahan, tolong bertanggung jawab.
Sekian surat ini saya sampaikan, semoga tidak ada lagi orang lain yang mengalami hal serupa dengan program Bank Mandiri seperti yang saya alami. Terima kasih.
Putri Handayani
Kab. Bandung, Jawa Barat






