17 Paket Tidak Dipickup Kurir J&T Express, Rating Toko Turun tapi Permintaan Hapus Kurir Ditolak TikTok Shop
Awalnya, paket saya dikirimkan ke J&T Express. Namun ada salah satu “oknum” dari J&T Express yang mengatakan “Jika Anda suka mengeluh ke J&T pusat, tidak usah kirim paket ke sini.” Ini membuat saya berpikir, karena “Tekanan dari J&T Express pusat” yang sering saya dengar, artinya “Denda”. Jika ada denda, saya juga tidak tega kepada mereka, gajinya bisa habis nanti.
Akhirnya, saya mengajukan komplain ke J&T Express melalui aplikasi TikTok Shop, dengan alasan:
- Karena di TikTok Shop terdapat perhitungan keterlambatan pengiriman yang akan mempengaruhi rating kecepatan pengiriman toko, sehingga toko harus membuat laporan untuk bandingnya.
- Selain J&T Express, semua proses pengiriman lainnya tidak pernah mengalami masalah keterlambatan, jadi kebetulan hanya J&T Express yang memiliki catatan pengiriman yang terlambat.
- Kami juga sebagai pihak toko “Terpaksa” menggunakan J&T Express, karena pengajuan kami ke TikTok Shop untuk menghapus J&T Express dari TikTok di toko kami selalu gagal. Pihak TikTok Shop hanya menjawab di akhir keputusan: akan melakukan evaluasi, meskipun tidak pernah ada perkembangan karena kami sudah meminta sejak tahun 2025 untuk meminta TikTok menghapus J&T Express dari toko kami (kami tidak meminta untuk toko orang lain).
- Ada salah satu platform lain yang kami gunakan, di sana tidak ada J&T Express dan kami merasa nyaman berjualan, tanpa harus “Berdebat” mengenai tiket/laporan.
- Kami dari pihak toko sudah berbaik hati “Mengantar ke kantor J&T Express” meskipun seharusnya itu di-pickup oleh J&T Express. Namun karena sudah terlanjur sakit hati dan kecewa dengan perkataan “Sombong” dari oknum J&T Express, kami membawa pulang paket dan membuat tiket untuk meminta dilakukan penjemputan, karena di aplikasi adalah pickup (bukan diantar),
Karena hal ini, pada tanggal 11 Maret 2026 pukul 06:39, kami membuat tiket pelaporan, karena ada 17 paket yang tidak dijemput di hari sebelumnya. Akibatnya toko kami dikenakan pengiriman terlambat oleh TikTok Shop dan ini merusak rating serta menurunkan trafik penjualan.
Akhirnya, 17 paket yang mengalami pengiriman terlambat telah diambil oleh cabang lain J&T Express pada sore hari, dan sisanya diambil pada malam hari.
Saat saya menulis surat ini, tanggal 14 Maret 2026, terdapat 11 paket yang kembali terdaftar dalam kasus terlambat dikirim, dan semuanya menggunakan layanan J&T Express.
Saya telah mengajukan permintaan kepada pihak TikTok Shop untuk menghapus J&T Express dari toko saya dan hanya mengaktifkan JNE, ID Express, Ninja, serta J&T Cargo (intinya semua ,kecuali J&T Express). Namun permohonan saya ditolak lagi.
Sebelum saya menuliskan ini di Media Konsumen, saya sudah menginformasikan kepada pihak J&T Express melalui tiket di TikTok Shop. Karena bagi saya, Media Konsumen selalu membantu dalam menyampaikan keluhan konsumen.
Dengan ini, saya sangat memohon bantuan dari pihak J&T Express:
- Mengajukan permintaan kepada TikTok Shop untuk menghapus J&T Express dari aplikasi toko saya (hanya toko saya), agar tidak ada lagi perdebatan mengenai masalah-masalah seperti ini di masa depan. Karena saya sudah cukup lelah dengan J&T Express, dan saya rasa cukup sampai di sini saja.
- Jika “terpaksa” dan “dipaksa” harus menggunakan J&T Express, tolong permintaan saya: Saya tidak ingin menggunakan cabang J&T Express yang pernah menangani barang-barang saya, baik yang lama maupun yang terbaru, agar tidak terjadi pertemuan dan percakapan dengan orang yang tidak kondusif. Pasti ada banyak cabang J&T Express dalam satu kota.
- Semoga J&T Express juga bisa melakukan evaluasi. Ada komunitas seller TikTok Shop di Facebook (saya termasuk di dalamnya), di sana banyak keluhan yang disampaikan. Jadi bisa dipelajari dan diperbaiki ke depannya, terkait keluhan para seller kepada J&T Express, mengenai pengiriman dan paket retur juga.
- Saya juga berharap J&T Express tidak terlalu “keras” dalam memberikan teguran kepada sales/kurir, karena harus melalui penyelidikan terlebih dahulu, jangan langsung memberikan denda. Itu yang sering dikeluhkan oleh mereka ketika saya melapor.
- Saya sebelumnya menahan diri untuk komplain di sini, karena masih memikirkan perasaan mereka. Namun, saya berharap pihak J&T Express dapat lebih lembut dalam mendidik oknum-oknum di J&T Express. Sebab, jika hanya dengan teguran yang keras, lama-kelamaan semua orang juga tidak akan bekerja secara profesional.
Itu saja yang saya minta agar J&T Express lebih memperbaiki diri. Saya tidak banyak mengajukan komplain di sini, tetapi mungkin J&T Express bisa melakukan evaluasi sendiri dengan lebih bijak dan lebih baik.
Abdurrahman
Palembang, Sumatera Selatan




